Tren Urban Farming Bisa Menjadi Hobi Baru yang Sehat dan Menyenangkan

Dalam beberapa tahun terakhir, tren urban farming semakin menjadi minat masyarakat terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan. Pada mulanya, penerapan konsep bercocok tanam di lahan terbuka ini hanyalah sebatas inisiasi yang datang dari segelintir komunitas para pecinta lingkungan yang bergerak secara mandiri. Namun kemudian urban farming mulai berkembang secara masif dan menjelma menjadi tren gaya hidup masyarakat urban saat ini.

Apa Itu Urban Farming?

Martin Bailkey, seorang dosen arsitektur lanskap di Wisconsin-Madison, AS, membuat definisi urban farming sebagai rantai industri yang memproduksi, memproses dan menjual makanan dan energi untuk memenuhi kebutuhan konsumen kota. Semua kegiatan dilakukan dengan metode using dan re-using sumber alam dan limbah perkotaan.

Namun, menanamkan rasa suka pada bercocok tanam di masyarakat perkotaan saat ini agak sedikit sulit. Masyarakat tidak ingin repot berkotor-kotor ria, masyarakat saat ini sangat ingin segalanya lebih ringkas. Dan ya, urban farming bisa mengubah mindset bahwa bercocok tanam itu menyenangkan.

Urban farming atau yang berarti menerapkan kegiatan berkebun dan bercocok tanam di area lingkungan rumah dianggap beriringan dengan impian masyarakat perkotaan dalam rangka menjalani kehidupan yang lebih sehat. Hasil panen yang di dapatkan dari urban farming dianggap lebih menyehatkan dan tentunya bermanfaat. Hal ini dikarenakan hasil yang didapatkan sepenuhnya menerapkan sistem penanaman yang organik. Artinya tidak ada bahan kimia seperti pestisida sintetis dan bahan lainnya yang dilibatkan dalam kegiatan bercocok tanam di urban farming.

Manfaat Urban Farming

Konsep urban farming lahir dari fakta tentang penurunan kualitas hidup yang dialami oleh masyarakat perkotaan saat ini. Sebagai solusi yang sehat, lahir konsep bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan yang ada, dimana salah satunya bertujuan untuk mind-healing.

Akan tetapi, bila dilihat dalam jangkauan yang lebih besar, urban farming pun memiliki dampak yang lebih besar guna kelangsungan hidup masyarakat di perkotaan. Bahkan sejumlah penelitian menyebutkan jika konsep ini dapat menjadi konsep pertanian yang ideal di masa yang akan datang. Selain itu ada banyak manfaat lain yang bisa di dapatkan dari menerapkan konsep urban farming, di antaranya adalah:

Menjawab Krisis Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan

Masifnya pembangunan di perkotaan menyebabkan ruang-ruang terbuka hijau semakin hari semakin menyempit. Hilangnya ruang terbuka hijau sedikit banyak akan mempengaruhi kestabilan ekosistem lingkungan sekitar. Dalam waktu yang bersamaan, hal ini pun dapat meningkatkan polusi yang akan tentu berdampak buruk untuk kesehatan.

Konsep urban farming seolah menjadi jawaban atas hal tersebut. Terciptanya lahan terbuka hijau di tengah padatnya bangunan perkotaan adalah solusi yang baik dalam menghadirkan tempat yang nyaman dan menyegarkan  tanpa perlu lahan besar untuk merealisasikan hal tersebut.

Menjaga Ketahanan Pangan

Proses urbanisasi yang menyebabkan tingginya laju pembangunan turut pula mengeleminasi keberadaan lahan pertanian di perkotaan yang semakin hari semakin sulit di temukan. Hal inilah yang membuat sejumlah kota-kota besar tidak lagi mampu memproduksi pangan mereka secara mandiri.

Akan tetapi, di saat yang bersamaan permintaan bahan makanan yang tidak tercukupi dengan baik akan dapat menyebabkan inflasi harga.

Tren urban farming apabila terus dikembangkan secara konsisten akan bermanfaat guna mencukupi ketersediaan bahan makanan dan memperkuat ketahanan pangan kota itu sendiri.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.