7 Tips Bisnis Trading/Saham Untuk Generasi Milenial

Kalau kamu adalah bagian dari generasi milenial, kamu tentu familiar dengan bisnis trading atau saham. Saham adalah produk jual beli yang bisa menjanjikan keuntungan besar kalau kamu tahu trik-trik yang berkaitan dengannya. Kalau kamu anggota generasi milenial dan kamu ingin sukses di bisnis saham, berikut tips-tips yang wajib kamu catat.

Cari yang Murah Tapi Tidak Murahan

Tips pertama untuk kamu yang baru mau mulai berbisnis saham adalah mulai dari nominal yang kecil atau, dengan kata lain, saham yang murah, terlebih dulu. Namun, kamu harus tetap berhati-hati dalam memilih saham murah untuk diperjual belikan. Cari saham yang murah tapi tidak murahan. Apa maksudnya? Misalnya, ada saham seharga Rp. 2000,00 yang setahun kemudian bisa kamu jual dengan harga Rp. 10.000,00 tapi ada juga saham yang lebih murah misal seharga Rp. 500,00 yang bisa saja turun ke nominal Rp. 100,00 setahun kemudian. Pastikan kamu memilih saham dengan sejeli mungkin. Nah, lanjut ke tips selanjutnya untuk bisa lebih jeli memilih saham.

Pilih Saham Perusahaan yang Produknya Murah dan Mudah Dimengerti

Salah satu cara paling efektif untuk memilih saham adalah dengan memilih saham perusahaan yang produknya tidak hanya mudah dimengerti tapi juga tidak butuh banyak modal atau capex. Salah satu contoh produk macam ini adalah pakan ternak, yang masuk ke dalam kategori low capex high return.

Harus Punya Modal Pengetahuan

Dunia trading bisa digambarkan seperti medan perang dan untuk bisa selamat di dalamnya, kamu harus punya senjata yang ampuh. Dalam hal ini, senjata yang bisa kamu gunakan adalah pengetahuan yang menyeluruh mengenai trading. Jangan sekali-kali masuk ke dunia trading tanpa tahu apa itu titik support atau kapan harus menjual saham dan sebagainya. Satu hal yang wajib kamu catat yaitu trading bukanlah spekulasi. Semua harus diperhitungkan dengan matang.

Cari Perusahaan Dengan Utang Rendah

Trik selanjutnya yaitu memilih saham perusahaan yang terbukti bisa mencetak return on equity yang tinggi dan utang yang rendah. Salah satu indikasi yang bisa digunakan yaitu biasanya perusahaan seperti ini mempunyai profit margin yang lebih besar dibanding para kompetitor mereka.

Jangan Gegabah Menggunakan Modal

Sebagai pemula, kamu tidak disarankan untuk menggunakan semua modalmu hanya demi satu transaksi. Lebih baik gunakan sedikit dulu kemudian simpan sisanya. Pahami dulu seperti apa trading itu sehingga kamu bisa menangani semua masalah yang ada dengan tetap bisa membatasi tingkat kerugian yang mungkin datang. Jangan sampai mengeluarkan modal yang terlalu besar untuk belajar trading.

Pilih Saham Perusahaan yang “Baik”

Memilih perusahaan yang “baik” juga merupakan salah satu trik paling efektif dalam menjalani bisnis trading. Carilah perusahaan yang memiliki GCG atau Good Corporate Governance yang baik. Perusahaan macam ini biaanya tidak menyalahgunakan uang perusahaan dan dikendalikan oleh orang-orang yang memiliki kapasitas mumpuni.

Riset Value Perusahaan

Perusahaan yang sahamnya wajib kamu masukkan daftar jual beli kamu adalah perusahaan yang memiliki PER di bawah 5 kali serta memiliki PBV di bawah 0.8 kali. Kemudian, perusahaan tersebut juga harus memiliki nav atau net asset value yang nilainya di atas nilai pasar ekuitas. Lakukan risetmu dengan serius sebelum berjual-beli saham.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa kamu catat kalau kamu ingin menapaki jalan menuju kemapanan dengan berbisnis saham. Kuncinya adalah harus serius dan jeli. Pada dasarnya, pasar jual beli saham bukanlah tempat untuk berspekulasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.