6 Alasan Kenapa Kamu Harus Coba Nongkrong di M Bloc Jakarta

Sudah dengar soal M Bloc? Daerah itu kini tengah hangat diperbincangkan oleh mereka yang mengaku anak gaul (dan/atau anak indie) Jakarta. Soalnya, ini salah satu tempat nongkrong gaul lagi selain Pasar Santa, yang juga terletak di Jakarta Selatan. 

Berlokasi tepatnya di bilangan Panglima Polim, M Bloc itu sebetulnya dulu adalah daerah Perum Peruri. Dari sejak awal tahun 2000an, daerah itu sudah ditinggalkan dan tidak berfungsi lagi. Padahal dulunya adalah gudang percetakan uang dan materai, sekaligus mes bagi karyawan Peruri. Nah, di tanah seluas 7000 meter persegi itulah, kini M Bloc didirikan. 

M Bloc sendiri sebetulnya adalah plesetan dari Blok M. Namun sang pengelola usaha, Ruang Riang Milenial, ingin mengubah citra Blok M. Alhasil, dijadikanlah M Bloc Space yang memang diperuntukkan bagi anak-anak muda. Lalu, apa bedanya ini dengan tempat nongkrong lainnya di Jakarta? Mengapa kamu harus cobain ke sana di akhir pekan ini? 

M Bloc Bukan Cuma Sekadar Tempat Makan

Source: travelingyuk.com

Memang, di M Bloc kamu bisa menikmati makanan. Namun ini bukan cuma tempat untuk makan dan ngobrol. Ini adalah tempat untuk kamu yang ingin coba makanan yang belum pernah kamu coba, ingin variasi makanan baru, ingin makan di tempat khas anak indie, dan ingin sesuatu yang Instagramable. Tenant yang ada di sini ada Mbok Ndoro, Kedai Tjikini, Roastman, Katong, Tokyo Skipjack, Padang to Go, Oeang, Suwe Ora Jamu, dan Titik Temu Coffee. 

Bisa Nonton Live Music

Source: beritagar.id

Rupanya, musisi Tompi dan Glenn Fredly bekerja sama dengan pengelola M Bloc Space, sehingga menghasilkan venue outdoor di belakangnya. Di venue itulah, berbagai band atau vocal group dari berbagai genre akan manggung di M Bloc secara rutin. 

Tidak Ada Tempat Parkir

Source: travelingyuk.com

Jangan bayangkan tempat nongkrong yang penuh dan semrawut penuh motor dan mobil parkir. Di M Bloc, tidak disediakan tempat parkir. Kalau kamu bawa kendaraan, kamu harus parkir di Blok M Square atau Blok M Plaza, lalu jalan kaki kurang lebih 3 menit. M Bloc terletak persis di antara stasiun MRT ASEAN dan Blok M. Atau, kamu bisa naik transportasi online, turun langsung M Bloc. Mau pakai valet juga bisa, biayanya Rp. 50.000 (tidak termasuk parkir). 

Ada Sudut Buku dan Musik

Source: travelingyuk.com

Buat si kutu buku, Post Santa akan rutin menggelar diskusi soal penulisan buku di sini. Tahu Post Santa kan? Itu lho, toko buku indie yang punya koleksi buku bagus-bagus. Selain itu, ada juga Demajors, yang merupakan perpustakaan musik. Kamu bisa menikmati musik sampai puas sekaligus beli CD dari berbagai perusahaan rekaman. 

Bisa Belanja di Mata Lokal

Source: thepressweek.com

Ini adalah wadah untuk memamerkan produk desain yang dibuat oleh para desainer lokal, dan juga merupakan tempat diskusi bagi para arsitek. Di toko ini, kamu bisa menemukan berbagai barang buatan artisan brand yang diatur berdasarkan pemakaian bahan baku dan segi desain. Contohnya, ada mangkok ayam dari MGKYM Shop dan peralatan kantor dari kayu karya Magno. 

Ada Toko-toko Indie

Source: rappler.com

Kalau kamu suka lihat-lihat di toko-toko yang unik dan beda, kamu wajib datang ke M Bloc. Di sini, kamu bisa menemukan banyak komik dan merch. Ada Connectoon, yang merupakan pop culture hub di mana kreator dan penggemarnya bisa bertemu. Selain itu, ada berbagai fasilitas lain seperti creative gallery, coworking space, and connectoon academic. Kamu juga bisa menemukan Unionwell di sini. Toko milik David “Naif” ini menjual barang-barang vintage sekaligus menjadi ruang pameran bagi budaya vintage. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.