Yuk, Kenalan Sama StartUp P2P Lending di Indonesia

Apa Sih P2P Lending Itu?

Saat ngobrolin soal fintech, ternyata ada empat jenis lho, yaitu peer-to-peer (P2P) lending & crowdfunding, manajemen risiko investasi, payment, clearing, & settlement, serta market aggregator. Terus, apa sih startup P2P Lending itu?

Nah, secara konsep, P2P Lending itu adalah suatu platform online yang mempertemukan investor dengan penerima pinjaman. Kedua pihak ini akan saling berkomunikasi dan melakukan transaksi keuangan di sana, lho!

Biasanya sih, platform P2P lending ini berada di bawah naungan perusahaan fintech (financial technology) serta harus punya izin beroperasi dari OJK untuk bisa menawarkan jasanya ke end-user. Jadi, dijamin aman kok kalau sudah terdaftar di OJK. Jangan khawatir ya!

Gimana Cara Pakai P2P Lending?

Nah, sebelumnya kita sudah membahas bahwa di ekosistem P2P lending ini terdapat dua peran yang bisa digunakan, yaitu investor atau penerima pinjaman. Kamu boleh memilih salah satu dari peran ini lho saat mendaftar ke platform P2P lending ini. Jangan lupa ya untuk membaca regulasi dan peraturannya terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran akun.

Biasanya, yang disebut dengan investor adalah suatu pihak atau perseorangan yang hendak menanamkan modal kepada peminjam dana, nah, sedangkan, sebagai peminjam, user tersebut boleh mengajukan pinjaman uang untuk melakukan suatu proyek tertentu.

Untuk meyakinkan para investor, pastinya user yang akan melakukan peminjaman dana perlu menjelaskan deskripsi dan memberi informasi lengkap terkait projek yang akan digarap.

StartUp P2P Lending di Indonesia

Nah, di Indonesia sendiri sudah ada lho beberapa fintech yang menggerakkan startup P2P lending. Yuk, kita cari tahu lebih lanjut, apa aja sih P2P lending yang sudah terdaftar di OJK dan boleh beroperasi secara resmi.

1. Investree

Startup P2P lending yang pertama adalah Investree. Di sini, jika kamu ingin menjadi investor, syarat yang harus dipenuhi cukup mudah lho! Kamu bisa mulai berinvestasi dengan melakukan deposito saldo sebesar Rp1.000.000 dan boleh memilih melakukan pendanaan kepada pihak perseorangan maupun suatu entitas.

Serunya, di Investree, ternyata investor tidak harus seorang WNI lho! Jika kamu punya teman WNA yang tertarik untuk melakukan investasi di platform P2P lending, kamu boleh banget untuk ajak dia! Syaratnya, harus berusia minimal 17 tahun ya.

2. Amartha

Amartha merupakan startup P2P lending karya anak bangsa yang fokus pada pendanaan bisnis UKM (usaha kecil dan menengah). Jika kamu ingin menjadi investor di platform ini, kamu harus terlebih dahulu melakukan deposito sebesar Rp3.000.000 ya.

Tapi, asyiknya berinvestasi di Amartha adalah kamu akan mendapat return investasi setiap minggu dan bisa ditarik kapan saja. Di startup ini, semua kalangan boleh menjadi investor kok. Syaratnya cuma perlu menyiapkan rekening bank aja, lho!

3. Uang Teman

UangTeman adalah startup P2P lending besutan PT. Digital Alpha Indonesia dan telah beroperasi di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Balikpapan, Makassar, Lampung, Palembang, dan lain-lain.

Nah, jika kamu sedang membutuhkan pinjaman uang, baik untuk membeli kebutuhan bisnis maupun barang konsumsi (untuk kebutuhan pribadi), kamu boleh lho mengajukannya di sini. UangTeman juga senantiasa memberikan pelayanan yang fleksibel dan transparan kok!

Nah, sekarang kamu sudah tau kan startup P2P lending di Indonesia ada apa saja? Sebelum mulai berinvestasi atau meminjam di platform tersebut, jangan lupa untuk rajin-rajin mencari informasi terkini dan cara penggunaannya ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Conten Creator TRENKOTA.COM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.