Author: TRENKOTA

bring trends to the city

Jangan Khawatir, Virus Corona Ternyata Tidak Menular Melalui Hewan Peliharaan dan Lalat Lho!

Saat pertama kali isu virus Corona mencuat di akhir tahun 2019, banyak yang menduga bahwa penyakit ini datang dari hewan yang hidup dan dikonsumsi manusia, seperti kelelawar. Akibatnya, banyak pasar yang menjual hewan tersebut terpaksa tutup, hiks!

Seiring berjalannya waktu, para tenaga kesehatan, badan pemerintahan, serta para peneliti mulai mempelajari tentang virus Corona dan penyakit Covid-19 ini dengan lebih intens. Beberapa hasil riset tentang wabah ini, yaitu:

Virus Corona Tidak Airborne Kok!

Virus Corona tidak bersifat airborne atau dapat hidup di udara. Meski begitu, tetap harus waspada karena ada partikel berukuran sangat kecil di dalam droplet yang menjadi media penyebaran virus yang mampu melayang di udara selama beberapa waktu, lho!

Sabun vs Hand Sanitizer

Ternyata, sabun cuci tangan terbukti paling baik digunakan dalam mencegah penyebaran virus Corona dibandingkan dengan hand sanitizer. Tapi, tidak apa-apa kok sebagai bentuk kewaspadaan tetap menggunakan cairan pencuci tangan apabila kesulitan mengakses air mengalir dan sabun cuci tangan.

Media Penularan Covid-19 dari Droplet Lho!

Sangat disarankan untuk menggunakan masker dan melakukan physical distancing demi menjaga diri dari penularan. Kamu harus selalu ingat nih kalau droplet yang menjadi media penularan Covid-19 ini bisa tersebar dari mana saja, termasuk juga dari air liur ketika kita sedang berhadapan dengan lawan bicara, lho! Harus tetap waspada dengan jarak, ya!

Hindari Sentuh Wajah

Lebih lanjut, akun WHO juga mengingatkan untuk tidak menyentuh bagian wajah apabila tangan kita kotor (setelah menyentuh suatu permukaan tertentu yang dimungkinkan menjadi media penularan Covid-19). Maka dari itu, jangan lupa untuk rajin cuci tangan ya!

Hewan Peliharaan Tidak Menularkan Covid-19

Nah, selain ketiga hasil riset tersebut, baru-baru ini para pakar kesehatan dan dokter hewan menyatakan bahwa ada perbedaan virus Corona yang terdapat di manusia dan hewan, sehingga kita tidak perlu khawatir tertular dari hewan peliharaan, lho!

Selain itu, pada tanggal 7 April 2020, akun Twitter resmi World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sejauh ini belum ada penelitian atau bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa Covid-19 bisa ditularkan oleh lalat.

Yuk, kita sama-sama ikuti anjuran supaya tidak tertular virus Corona agar selalu aman dan sehat. Jangan lupa untuk terus menjaga ketenangan pikiran dari berita-berita negatif yang beredar di media sosial ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Kartu Prakerja Itu Apa, Sih? Kok Booming Banget?

Halo Sobat Trenkota! Semoga masih semangat di awal Ramadhan ini ya. Hari ini kita akan membahas Kartu Prakerja yang beberapa waktu lalu baru saja diluncurkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo dengan menggaet beberapa startup edtech besutan anak bangsa. Seperti apa sih Kartu Prakerja itu? Yuk simak berikut ini!

Mengenal Kartu Prakerja

Dilansir dari situs resminya, prakerja.go.id, yang disebut dengan Kartu Prakerja ini pada dasarnya adalah suatu bantuan dana yang dapat digunakan oleh penerima untuk meningkatkan keterampilan (baik soft-skill maupun hard-skill) demi menunjang kapabilitas mereka sebelum memasuki dunia kerja.

Eits, meski begitu, ternyata Kartu Prakerja ini juga bisa digunakan oleh siapa saja lho! Baik fresh graduate, karyawan, hingga buruh. Pokoknya siapa saja yang sudah berusia minimal 18 tahun dan memilki semangat belajar yang tinggi!

Nah, Kartu Prakerja ini juga memiliki Komite atau suatu badan yang mengendalikan dan mengawasi operasional pengelolaan Kartu Prakerja. Anggota dari Komite Cipta Kerja termasuk juga (badan yang menaungi Kartu Prakerja) termasuk Menteri Keuangan, Kepala BAPPENAS, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, Mendikbud, serta Menteri Dalam Negeri.

Partner Kartu Prakerja

Selain bervisi-misi meningkatkan kapabilitas dan keterampilan masyarakat Indonesia, Kartu Prakerja ini juga ingin menghidupkan sektor swasta. Maka dari itu, dalam merancang program pembelajarannya, Kartu Prakerja didukung penuh oleh beberapa startup penyedia online learning.

Beberapa mitra Kartu Prakerja antara lain: Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, G2 Academy, Bukalapak, Hacktiv8, MauBelajarApa, LinkAja, serta OVO.

Kenapa Pelatihannya Online?

Nah, mungkin banyak yang bertanya-tanya nih, kenapa sih sistem pembelajaran Kartu Prakerja ini bersifat online? Padahal, kalau offline kan bisa langsung praktek sekalian jadi lebih sempurna output belajarnya!

Yup, benar! Pada dasarnya, Kartu Prakerja ini didesain untuk memberi pelatihan masyarakat secara langsung. Namun, akibat adanya wabah Covid-19 ini, pemerintah kemudian membelokkan metode pembelajaran Kartu Prakerja menjadi daring dengan harapan masyarakat tetap tidak kehilangan kesempatan untuk belajar meski dalam kondisi seperti ini.

Insentif Kartu Prakerja

Selain mendapat kesempatan untuk dibiayai dalam mengikuti online course, para peserta Kartu Prakerja juga diberi bantuan insentif yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari lho! Wah, asyik banget tuh! Apa aja sih insentif yang didapat?

Dilansir finance.detik.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, para peserta Kartu Prakerja ini akan mendapatkan total insentif sebesar Rp3.550.000 dengan rincian sebagai berikut:

Rp1.000.000 untuk biaya pelatihan

Rp600.000 sebagai insentif selama 4 bulan (total Rp2.400.000)

Rp150.000 sebagai insentif pengisian survey setelah menyelesaikan pelatihan

Cara Mendaftar Kartu Prakerja

Jika kamu tertarik mendaftar sebagai peserta Kartu Prakerja, kamu bisa lho mengikuti gelombang selanjutnya. Cek jadwal ter-update nya di situs resmi Kartu Prakerja ya! Nah, simak dulu yuk langkah-langkah mendaftar Kartu Prakerja berikut agar kamu bisa persiapan:

  1. Penuhi terlebih dahulu persyaratan administratifnya (usia, status pekerjaan, dan jenjang pendidikan)
  2. Klik situs resminya, www.prakerja.go.id, dan pilih ‘Daftar Sekarang’
  3. Isi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar
  4. Tunggu hingga lamaran pendaftaran kamu diverifikasi dan evaluasi
  5. Cek secara berkala profilmu untuk mengetahui progress dan hasil akhirnya. Jangan lupa selalu cek email terdaftar ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Cek Yuk 5 Tradisi Unik Saat Ramadhan di Indonesia yang Jarang Orang Tahu!

Bulan suci Ramadhan adalah salah satu waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia yang mayoritasnya adalah umat muslim. Bulan yang penuh rahmat ini biasanya diisi dengan banyak tradisi unik dan momen hangat keluarga. Selain itu, banyak juga lho yang menunggu datangnya waktu libur untuk mudik! Hehehe..

Nah, Sobat Trenkota sudah tahu belum kalau ternyata Indonesia memiliki berbagai macam tradisi unik yang khusus dijalankan di bulan Ramadhan, lho! Kegiatan kebudayaan ini ternyata juga tidak sebatas berada di Pulau Jawa, namun tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Apa aja sih kegiatan kebudayaan tradisional masyarakat Indonesia yang terbilang cukup unik selama Ramadhan? Yuk, kita cek berikut Ini:

Tradisi Meugang di Aceh

Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ada nih yang disebut dengan tradisi Meugang. Apa itu tradisi Meugang? Tradisi ini adalah kegiatan memasak dan menyantap olahan daging sapi bersama-sama. Baik tua, muda, kaya, miskin, semua berkumpul untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT selama 11 bulan yang lalu.

Uniknya, tradisi ini ternyata sudah berumur kurang lebih 400 tahun, lho! Mulanya, kegiatan Meugang ini diadakan ketika Aceh dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda. Biasanya sih Meugang akan digelar dua hari sebelum tanggal 1 Ramadhan.

Wah, seru banget ya pasti. Tercipta begitu banyak keharmonisan dan rasa kekeluargaan di tradisi Meugang ini. Hihi..

Tradisi Bola Api di Cileunyi

Source: beritabaik.id

Di Cileunyi, terdapat suatu permainan unik dan asyik dalam rangka menyambut bulan puasa lho, yaitu bola api! Sebenarnya, permainan ini sama seperti permainan sepak bola biasa, hanya saja menggunakan batok kelapa yang dibakar sebagai bolanya.

Untuk memainkan permainan bola api ini, dibutuhkan 10 anak-anak dan satu orang Ustad sebagai pembimbing. Nantinya, Ustad tersebut akan memulai permainan dengan membacakan doa. Sepanjang berlangsungnya permainan, musik rebana akan mengiring, lho!

Wah, asyik banget nih. Menyambut bulan Ramadhan dengan penuh semangat dan vibes positif!

Tradisi Dhandangan di Kudus

Beralih ke Jawa Tengah, di Kudus ternyata ada suatu tradisi unik yang sudah digelar sejak zaman Sunan Kalijaga, nih! Namanya Dhandangan. Umur kegiatan kebudayaan ini ternyata sudah mencapai 450 tahun. Wah, sudah lama banget, ya!

Tradisi Dhandangan ini diisi oleh acara pasar rakyat. Seluruh masyarakat Kudus, terlepas dari latar belakang mereka, akan berkumpul, berinteraksi, hingga mencari rezeki.

Nama Dhandangan ini berasal dari suara bedug yang ditabuh dan menghasilkan suara “dhang, dhang, dhang” tanda semaraknya penyambutan bulan Ramadhan.

Tradisi Malamang di Sumatera Barat

Source : Kinciakincia.com

Setelah dari Jawa, kita terbang ke Sumatera yuk! Nah, di Sumatera Barat ada suatu tradisi membuat makanan bernama “Lamang”. Makanan ini bersala dari beras ketan yang dibungkus daun pisang dan dibakar di dalam buluh bambu.

Konon, berdasarkan asal-usulnya, makanan tradisional Lamang ini ditemukan sesaat sebelum bulan puasa datang. Makanya, saat ini dilestarikan lah tradisi Malamang ini oleh masyarakat Sumatera Berat. Hmmm.. pasti lezat nih rasanya!

Tradisi Ziarah Kubro di Palembang

Source : travel.detik.com

Dari Sumatera Barat, kita pindah ke Sumatera Selatan nih! Palembang juga ternyata tak mau kalah lho! Ada tradisi Ziarah Kubro yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh warga di sana.

Kegiatan kebudayaan ini berbentuk pawai dan mengujungi (berziarah) ke makam-makam para ulama. Biasanya, kegiatan pawai akan diakhiri di area Pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam.

Asyik, sekarang kita sudah lebih kenal dengan berbagai macam tradisi unik selama bulan Ramadhan yang ada di Indonesia. Kalau di tempat kamu ada tradisi apa aja nih, sobat milenial?

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Ingin Investasi Emas Online? Perhatikan 8 Hal Ini Dulu Yuk!

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang banyak digemari oleh investor, pasalnya produk ini mudah diperjual-belikan dan memiliki harga yang cenderung profitable.

Selain emas dalam bentuk asli, baik itu batangan, koin, atau perhiasan, kini emas dapat diinvestasikan secara online lho! Wah, pastinya menarik banget nih buat para investor muda. Tidak ribet dan cukup mudah diakses melalui smartphone. Kamu tertarik juga gak nih untuk investasi emas online?

Nah, jika kamu tertarik, yuk coba cek dulu beberapa informasi berikut ini agar tetap aman saat melakukan investasi online.

1. Nomor HP Harus Selalu ON

Di dunia online, khususnya aplikasi yang berada di smatphone, nomor handphone menjadi salah satu jalan masuk proses otentifikasi keamanan dengan OTP. Nah, dalam investasi emas online ini juga begitu. Nomor HP merupakan sesuatu yang sangat penting, jadi pastikan nomor kamu jangan sampai hangus atau bahkan dicuri orang ya!

2. Pilih Platform yang Terpercaya

Internet yang semakin borderless ini memudahkan siapa saja untuk bisa membangun sebuah platform berupa website maupun aplikasi dan berjualan apa saja, termasuk menawarkan jasa investasi emas online.

Eits, tapi jangan buru-buru tergiur dulu lho dengan harga rendah dan berbagai keuntungan yang ditawarkan sebuah platform, kamu harus benar-benar yakin bahwa platform itu terpercaya. Ada baiknya, kamu memilih aplikasi online yang memang sudah terverifikasi dan direkomendasikan pakar.

3. Perhatikan Pergerakan Harganya

Nah, ini nih yang paling penting! Ketika kamu sudah benar-benar yakin akan berinvestasi emas online, kamu perlu banget nih memperhatikan pergerakan harganya sebelum membeli.

Jangan sampai, kamu membeli emas online ketika harga sedang melonjak tinggi. Tunggulah sebentar hingga harga beli emas ini turun agar nantinya bisa berprofit ketika dijual kembali.

4. Cek Kemurnian Emas

Dilansir finance.detik.com, Direktur ORORI Group, Triono J Darwis, mengingatkan siapa saja yang hendak melakukan investasi emas online untuk senantiasa melakukan checking kemurnian emas yang akan dibeli.

Pasalnya, menurut analisa Pak Triono, banyak masyarakat yang ceroboh dan asal memilih emas dengan tingkat kemurnian 90% untuk investasi. Padahal, sebaiknya emas tersebut mencapai tingkat kemurnian 99% agar ketika dijual lagi tidak sulit. Nah, perhatikan ya, teman-teman!

5. Kalkulasi Dana Investasi

Selanjutnya, salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan ketika mau melakukan investasi emas adalah mengkalkulasi dana yang dimiliki. Jangan sampai ketika kamu berhasil investasi emas, ternyata justru malah membuatmu kesulitan mendapatkan dana kesehatan ya.

Semua perlu seimbang. Selalu siapkan juga dana darurat agar tidak kewalahan apabila terjadi hal-hal di luar ekspektasi kita.

6. Tingkatkan Keamanan Smartphone

Berhubung aplikasi yang kita gunakan untuk investasi emas online ini berada di dalam smatphone, penting banget nih buat meningkatkan keamanan gadget kita. Salah satunya, kamu bisa memasang password dengan angka, pola, sidik jari, bahkan face recognition di home screen handphone kamu.

7. Bisa Menabung dan Mencicil Lho!

Jangan khawatir jika dana yang kamu miliki untuk investasi emas belum cukup untuk membeli emas seberat 1 gram ya. Sekarang ini, banyak kok e-commerce yang menyediakan skema cicilan dan tabungan. Bahkan, dengan Rp100 saja kamu sudah bisa mencicil dan menabung investasi emas online. Wah, asyik banget kan!

8. Tanyakan pada Ahlinya

Nah, terakhir, jika kamu masih kebingungan atau ragu dalam melakukan investasi emas online, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan orang yang ahli ya! Bisa saja dengan teman, dosen, atau kamu juga boleh membaca FAQ di platform penyedia investasi emas online dan menghubungi customer support mereka untuk belajar lebih lanjut.

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Pelajari 5 Hard Skill Ini Agar Tetap Produktif Selama Karantina!

Siapa bilang karantina bikin kamu jadi nggak produktif? Justru dengan work from home, kamu bebas memilih aktivitas produktif apa saja yang akan kamu lakukan. Salah satunya dengan mempelajari skill baru atau mengasah skill lamamu yang sudah nggak sehebat dulu. Namun sebelumnya, kamu perlu tau nih definisi dari hard skill.

Hard skill adalah keterampilan spesifik yang bisa diukur atau measurable. Kebanyakan hard skill dipelajari dalam pendidikan formal, seperti kemampuan mengoperasikan suatu mesin, berhitung, dll. Biasanya hard skill akan tercantum secara eksplisit pada lowongan pekerjaan. Inilah hard skill yang bisa kamu pelajari selama karantina agar tetap produktif:

1. Coding

Coding merupakan aktivitas menerjemahkan bahasa logika menjadi bahasa pemrogaman sesuai syntax. Aplikasi yang ada di smartphone mu, atau website yang biasa kamu kunjungi adalah hasil dari coding. Sudah banyak website belajar coding yang bisa kamu akses dari rumah seperti CodeAcademy dan CodeWars.

2. Desain Grafis

Desain grafis adalah komunikasi visual dengan menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi. Skill ini erat kaitannya dengan aplikasi desain seperti CorelDraw dan Adobe. Desain grafis juga termasuk yang paling dibutuhkan di zaman serba digital ini.

3. Editing Foto dan Video

Dua hal in sudah menjadi trend hobi sejak beberapa tahun belakangan ini. Demand yang tinggi membuat skill ini dicari banyak perusahaan. Alhasil, dunia editing foto dan video menjadi sangat kompetitif and worth to study!

4. Bahasa Asing

Bisa bahasa inggris rasanya sudah sangat biasa sekarang. Challenge dirimu untuk belajar bahasa asing lainnya. Dengan begitu, kamu akan lebih unggul. Duolingo dan Busuu adalah contoh aplikasi belajar asing gratis yang wajib kamu coba!

5. Menulis atau Blogging

Dengan menulis atau blogging, kamu akan mendapat banyak banget manfaat. Seperti melepas stress, melatih nalar, hingga meningkatkan kreativitas. Bahkan jika kamu tekuni, skill ini bisa menghasilkan rupiah!

Nah itu dia hard skill yang bisa dipelajari selama karantina agar tetap produktif. Buat kamu yang akan terjun ke dunia kerja, menguasai banyak skill akan menjadi nilai plus lho. Sedangkan bagi kamu yang sedang meniti karir, belajar skill baru bisa menambah kualifikasi untuk posisi yang lebih tinggi, atau sekedar meningkatkan kualitas diri. Ingat, jika kamu keras pada dirimu maka dunia akan terasa lunak, begitupun sebaliknya.

Oleh : Shofiya Yusri Salma | Content Creator TRENKOTA.COM

Lemas Saat Puasa? Simak 5 Tips Ini Agar Tetap Produktif Selama Ramadhan!

Rendahnya kadar gula darah adalah salah satu alasan utama tubuh menjadi lemas saat puasa. Namun, apa kamu mau terus-terusan lemas dan membuang waktu selama satu bulan? Apalagi di bulan penuh berkah ini, kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Tidak makan dan minum lebih dari setengah hari memang berat, ditambah tuntutan pekerjaan yang mau nggak mau harus diselesaikan.  Simak 5 tips berikut ini agar tetap produktif selama bulan Ramadhan.

  1. Istirahat yang Cukup

Saat berpuasa, stamina kita tentu akan berkurang. Di lain sisi, kesibukan kita justru cenderung bertambah dengan adanya agenda-agenda khas Ramadhan seperti shalat tarawih, buka bersama keluarga, teman SD, teman SMP, hingga sahur on the road. Untuk menyeimbangkan antara stamina dan kesibukan, istirahat yang cukup sangat diperlukan.

Tidur lebih awal, hindari begadang, dan sempatkan tidur siang meski hanya sebentar. Karena ternyata menurut para ahli, tidur siang sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental seseorang. Seperti mencegah sakit jantung dan stroke serta meningkatkan konsentrasi dan memperbaiki mood.

2. Menu Bergizi Saat Sahur dan Buka

Jangan asal-asalan makan pada saat sahur maupun buka puasa ya! Gizi yang seimbang sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh. Yaitu proses pembakaran kalori yang nantinya akan menjadi sumber tenagamu dalam beraktivitas. Kekurangan atau kelebihan gizi tertentu akan mengganggu sistem metabolisme tubuh yang kemudian menghambat pembentukan sumber tenaga. Jadi, pastikan menu sahur dan buka puasamu mengandung karbohidrat, protein, serat, dan vitamin yang seimbang!

3. Buat target dan rencana harian

Dengan membuat target, kamu bisa mengukur sejauh mana tingkat produktivitasmu. Perlu diperhatikan, jangan membuat target yang terlalu utopis atau muluk-muluk. Buatlah target yang realistis, agar kamu masih bisa mencapainya. Selain itu, buatlah target berdasarkan evaluasi Ramadhanmu tahun lalu. Sehingga kamu akan mengetahui penyebab target tahun lalu belum tercapai dan belajar dari kesalahan tersebut.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menemukan cara untuk mencapai target Ramadhan tahun ini. Agar lebih mempermudah tercapainya target, susunlah rencana harian atau to do list tiap harinya. Jangan lupa coret yang sudah kamu kerjakan!

4. Minum Air Putih yang Cukup

Selama puasa tentu kita akan banyak kekurangan cairan karena tidak ada asupan yang masuk ke dalam tubuh selama kurang lebih 12 jam. Sehingga tubuh akan lebih mudah lelah, konsentrasi menurun, hingga dehidrasi. Cara mengatasinya yaitu dengan minum air putih yang cukup saat buka puasa, menjelang tidur, dan ketika sahur. Usahakan satu hari kamu minum sebanyak 8-10 gelas.

5. Mempersiapkan Ramadhan dari Jauh-Jauh Hari

Awal-awal puasa pasti banyak di antara kamu yang merasa sangat lemas, haus, lapar, atau bahkan lupa kalau lagi puasa. Ini terjadi karena tubuhmu belum terbiasa dengan rutinitas puasa. Solusinya, persiapkan dirimu dari jauh-jauh hari! Beberapa minggu sebelum puasa, mulail kurangi porsi makanmu, perbaiki jam istirahat, jaga kesehatan dan tingkatkan keimanan agar siap menyambut bulan suci penuh berkah.

Itulah tips-tips agar tetap produktif selama Ramadhan. Semoga kita semua masih bisa bertemu dengan Ramadhan yang akan datang!

Oleh : Shofiya Yusri Salma | Content Creator TRENKOTA.COM

Mengenal Personal Branding dan Tips Membangun Personal Branding Bagi Kaum Milenial

Generasi milenial saat ini pasti sudah sangat familiar dengan istilah yang satu ini, karena saat ini hampir semua dari kita berlomba-lomba untuk menciptakan personal branding masing-masing. Sebenarnya, personal branding itu apasih? Jadi, kalau bahasa “famous”nya, personal branding ini adalah pencitraan. Waaah!! Pencitraan yang dimaksud adalah pencitraan yang ditunjukkan dalam bentuk keunikan, kelebihan, atau karakteristik tertentu yang kamu miliki dan bisa menjadi brandmu didepan orang lain dimana mereka dapat menilai seperti apa kepribadian kamu walaupun kalian belum saling mengenal satu sama lain.

Personal branding ini juga menjadi sangat penting saat ini, karena banyak orang akan mengenalimu melalui first impression atau kesan saat bertemu pertama kali, sehingga, personal branding ini menjadi penting karena dapat memudahkan kita dalam berbagai hal seperti memperluas relasi, menemukan rekan bisnis, mencari pekerjaan, dan diterima dilingkungan baru.

Nah, karena personal branding menjadi penting, maka berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membangun personal brandingmu. Simak baik-baik ya!!

Kenalan Sama Diri Sendiri Yuk!

Hal berikut ini sering dianggap remeh. Padahal, untuk menjadi sukses kita perlu mengenal dahulu siapa diri kita sendiri. Kalian bisa melakukannya dengan bertanya pada diri tentang siapa kamu, apa yang menjadi kelebihanmu, hal apa yang menjadi kelemahanmu, dan apa yang perlu kamu pelajari untuk membangun personal brandingmu. Setelah kamu menemukannya, maka kemas hal-hal baik yang ada dalam dirimu untuk ditunjukkan pada orang lain.

Tunjukan apa yang menjadi hal unik atau ciri khas dari dirimu, jangan terlalu sering membicarakan dan menunjukan kelemahanmu didepan orang lain karena hal ini dapat membuatmu menjadi tidak percaya diri dan orang lain juga tidak akan mempercayaimu. Menciptakan cover yang baik dapat membuat orang akan senang menerimamu dan mau memiliki hubungan yang baik denganmu.

Menjadi Pribadi Yang Terus Belajar

Setelah kamu mengetahui dengan baik siapa dirimu, dari sanalah kamu harus memutuskan untuk terus belajar. Tentunya belajar yang dimaksud adalah belajar untuk terus menjadi lebih baik. Hal ini bisa meningkatkan kemampuanmu dan menambah kemampuan baru dimana saat ini semua orang memiliki kesempatan untuk terus belajar, pastikan bahwa kamu memiliki keunggulan bersaing dengan terus mempelajari hal – hal baik yang bersifat general maupun spesifik sehingga kamu bisa saja berada satu langkah didepan para pesaingmu.

Memiliki Good Attitude Dan Beranikan Diri Untuk Speak Up.

Bangunlah personal brandingmu dengan bersikap profesional dan berani untuk speak up didepan orang banyak. Tunjukkan pada publik bahwa kamu memang pantas untuk dipercaya. Pastikan bahwa kamu memiliki tidak menunjukkan tingkah laku yang tidak baik seperti sombong, cepat merasa puas, pemalu, dan sulit bergaul. Hal ini dapat membuat orang memiliki kesan yang baik dan mau menerimamu karena keberanian dan sikap profesional yang kamu tunjukan kepada mereka.

Aktif di Sosial Media Yuk!

Hal terakhir yang tidak kalah penting bagi kaum milenial adalah aktif di media sosial. Selain karena hidup di era globalisasi, aktif di media sosial juga dalam membuatmu menjadi selalu update terutama dengan kondisi – kondisi dilingkunganmu saat ini.

Media sosial dapat memberikanmu informasi yang up to date, pastikan bahwa kamu mengikuti orang-orang yang informatif dan menginspirasi. Kamu bisa menggunakan twitter, facebook, dan bahkan instagram untuk memperluas jangkauanmu baik dalam hal relasi maupun pengetahuan.

Oleh : Andira Falestiya | Content Creator TRENKOTA.COM

Cek Tips Mengatur Keuangan Agar Tidak Keteteran di Tengah Covid-19!

Penyebaran covid-19 di berbagai daerah kini membuat pemerintah semakin ketat dalam membuat peraturan terkait pembatasan sosial dengan meminta masyarakat untuk tetap #dirumahaja. Hal ini tidak hanya berdampak pada terhambatnya aktivitas-aktivitas diluar rumah tetapi juga berdampak pada penigkatan jumlah kebutuhan untuk tetap berada #dirumahaja.

Masyarakat menjadi bingung dalam mengatur pengeluaran karena munculnya rasa cemas dan panik akan penularan virus corona. Adanya kebutuhan – kebutuhan tidak terduga menyebabkan beberapa orang menjadi keteteran dalam mengatur keuangannya lho. Tetap tenang dan jangan panik karena dibawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuanganmu selama pandemi covid-19 ini!!

Hemat Lebih Baik, Lho!

Adanya keadaan darurat seperti ini, akan memberikan dampak pada berbagai aspek khususnya aspek keuangan. Kurangilah untuk melakukan pembelian jika itu bukan kebutuhan yang penting atau pokok. Jika biasanya kamu harus membeli produk tertentu secara berkala, maka mulai sekarang kamu harus menahan untuk tidak membelinya dulu. Selain untuk mengurangi pengeluaran, hal ini juga dapat membantu kamu untuk mengontrol diri agar lebih bijak dalam menggunakan uang.

Tulis List Keperluan “Urgent” Dan “Important”

Menghadapi pandemi covid-19 memang butuh banyak persiapan, terutama yang terkait dengan kebutuhan pokok untuk tetap #dirumahaja. Peningkatan tingkat kebutuhan mengharuskan kita untuk bisa memilah dan memilih kebutuhan mana yang bersifat “urgent” dan “important”.

Kebutuhan yang bersifat urgent saat ini adalah masker, handsainitizer, sabun cuci tangan, dan lain-lain, sedangkan kebutuhan yang bersifat important yaitu kebutuhan-kebutuhan pokok seperti bahan makanan, listrik, dan lain-lain. Pastikan kamu sudah bisa memilah dan memilih ya!

Setelah itu, buatlah list dengan menggunakan skala prioritasmu. Usahakan kamu mengurutkannya dengan benar. Hal ini sangat berguna untuk meminimalisir pengeluaran yang akan kamu keluarkan dibanding jika kamu tidak membuat list lho!

Masak aja deh!

Selain karena kita harus tetap #dirumahaja, membuat makanan sendiri juga dapat mengurangi jumlah pengeluaranmu alias lebih “hemat”. Tidak hanya itu, hal ini juga menjamin bahwa kamu memang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan lebih higienis serta dapat sekaligus mengasah kemampuan memasakmu!

Nah, sangat membantu bukan? Mengurangi membeli makanan diluar juga bisa memberimu tambahan dana, karena biaya yang seharusnya untuk membeli makanan diluar bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan yang lain!

Meningkatkan Jumlah Dana Darurat

Setiap orang pasti memiliki dana darurat, bahkan mungkin sebagian orang saat ini sudah menggunakannya. Dana darurat memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan tak terduka yang bersifat darurat, salah satunya adalah saat terjadi pandemi covid-19 ini.

Pastikan bahwa kamu tidak menggunakan semua dana daruratmu dan tetap menabungnya agar bisa digunakan dikemudian hari karena pandemi covid-19 ini masih tidak dapat diprediksi kapan berakhirnya. Agar dana daruratmu masih terjaga, kamu bisa menambahkan dana yang diperoleh dari keperluan – keperluan tidak mendesak, seperti dana yang harusnya dikeluarkan untuk nge-gym, nongkrong, belanja sepatu atau make up, dan lain-lain.

Oleh : Andira Falestiya | Content Creator TRENKOTA.COM

Yuk, Kenalan Sama StartUp P2P Lending di Indonesia

Apa Sih P2P Lending Itu?

Saat ngobrolin soal fintech, ternyata ada empat jenis lho, yaitu peer-to-peer (P2P) lending & crowdfunding, manajemen risiko investasi, payment, clearing, & settlement, serta market aggregator. Terus, apa sih startup P2P Lending itu?

Nah, secara konsep, P2P Lending itu adalah suatu platform online yang mempertemukan investor dengan penerima pinjaman. Kedua pihak ini akan saling berkomunikasi dan melakukan transaksi keuangan di sana, lho!

Biasanya sih, platform P2P lending ini berada di bawah naungan perusahaan fintech (financial technology) serta harus punya izin beroperasi dari OJK untuk bisa menawarkan jasanya ke end-user. Jadi, dijamin aman kok kalau sudah terdaftar di OJK. Jangan khawatir ya!

Gimana Cara Pakai P2P Lending?

Nah, sebelumnya kita sudah membahas bahwa di ekosistem P2P lending ini terdapat dua peran yang bisa digunakan, yaitu investor atau penerima pinjaman. Kamu boleh memilih salah satu dari peran ini lho saat mendaftar ke platform P2P lending ini. Jangan lupa ya untuk membaca regulasi dan peraturannya terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran akun.

Biasanya, yang disebut dengan investor adalah suatu pihak atau perseorangan yang hendak menanamkan modal kepada peminjam dana, nah, sedangkan, sebagai peminjam, user tersebut boleh mengajukan pinjaman uang untuk melakukan suatu proyek tertentu.

Untuk meyakinkan para investor, pastinya user yang akan melakukan peminjaman dana perlu menjelaskan deskripsi dan memberi informasi lengkap terkait projek yang akan digarap.

StartUp P2P Lending di Indonesia

Nah, di Indonesia sendiri sudah ada lho beberapa fintech yang menggerakkan startup P2P lending. Yuk, kita cari tahu lebih lanjut, apa aja sih P2P lending yang sudah terdaftar di OJK dan boleh beroperasi secara resmi.

1. Investree

Startup P2P lending yang pertama adalah Investree. Di sini, jika kamu ingin menjadi investor, syarat yang harus dipenuhi cukup mudah lho! Kamu bisa mulai berinvestasi dengan melakukan deposito saldo sebesar Rp1.000.000 dan boleh memilih melakukan pendanaan kepada pihak perseorangan maupun suatu entitas.

Serunya, di Investree, ternyata investor tidak harus seorang WNI lho! Jika kamu punya teman WNA yang tertarik untuk melakukan investasi di platform P2P lending, kamu boleh banget untuk ajak dia! Syaratnya, harus berusia minimal 17 tahun ya.

2. Amartha

Amartha merupakan startup P2P lending karya anak bangsa yang fokus pada pendanaan bisnis UKM (usaha kecil dan menengah). Jika kamu ingin menjadi investor di platform ini, kamu harus terlebih dahulu melakukan deposito sebesar Rp3.000.000 ya.

Tapi, asyiknya berinvestasi di Amartha adalah kamu akan mendapat return investasi setiap minggu dan bisa ditarik kapan saja. Di startup ini, semua kalangan boleh menjadi investor kok. Syaratnya cuma perlu menyiapkan rekening bank aja, lho!

3. Uang Teman

UangTeman adalah startup P2P lending besutan PT. Digital Alpha Indonesia dan telah beroperasi di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Balikpapan, Makassar, Lampung, Palembang, dan lain-lain.

Nah, jika kamu sedang membutuhkan pinjaman uang, baik untuk membeli kebutuhan bisnis maupun barang konsumsi (untuk kebutuhan pribadi), kamu boleh lho mengajukannya di sini. UangTeman juga senantiasa memberikan pelayanan yang fleksibel dan transparan kok!

Nah, sekarang kamu sudah tau kan startup P2P lending di Indonesia ada apa saja? Sebelum mulai berinvestasi atau meminjam di platform tersebut, jangan lupa untuk rajin-rajin mencari informasi terkini dan cara penggunaannya ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Conten Creator TRENKOTA.COM

Terlalu Banyak Cuci Tangan Bikin Kulit Kering? Yuk, Intip Cara Mengatasinya

Salah satu cara paling efektif untuk membunuh bakteri, kuman, atau virus yang menempel di badan adalah membilasnya dengan sabun. Makanya, banyak pakar dan dokter menghimbau masyarakat untuk selalu cuci tangan.

Himbauan cuci tangan ini berlaku khususnya di lima waktu, yaitu:

  1. Sebelum dan sesudah makan
  2. Sebelum dan sesudah ke toilet
  3. Setelah bepergian
  4. Sebelum dan sesudah merawat orang sakit
  5. Setelah menyentuh benda-benda kotor

Lebih baik lagi apabila cuci tangan bisa rutin dilakukan selain di lima hal di atas, misalnya setelah belajar online di rumah menggunakan laptop dan alat tulis, boleh saja kamu cuci tangan untuk menjaga kebersihan dan sebagai sikap preventif.

Cuci Tangan Bikin Kulit Kering

Di tengah pandemi Covid-19 ini, memang benar kita harus rutin mencuci tangan atau setidaknya menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Namun, ternyata terlalu banyak mencuci tangan justru bisa menipiskan dan merusak sel-sel kulit kita, lho.

Jika diperhatikan, setelah melakukan banyak cuci tangan, kulit telapak akan terasa mulai mengering. Keringnya kulit telapak tangan ini bisa memicu infeksi dan penyakit baru apabila didiamkan saja.

Lalu, bagaimana sih caranya agar kita tetap bisa cuci tangan rutin dan menjaga kulit agar tidak kering? Yuk, cek informasi berikut ini:

Gunakan Lotion/Cream Pelembab

Meski lotion dan cream pelembab identik dengan skin care wanita, namun sebenarnya zat ini bagus untuk siapa saja, lho. Mulailah rutin setiap malam mengoleskan lotion atau cream pelembab ke kedua telapak dan bahu tangan untuk menajaga dan menutrisi kulitmu.

Sebisa mungkin gunakan cream dan lotion yang rendah alkohol ya. Kamu bisa membeli merk dan varian apa saja. Biasanya lotion dan cream ini cukup mudah ditemui di mini-market terdekat.

Keringkan Tangan dengan Benar

Setelah mencuci tangan, biasakan untuk mengeringkan dengan kain atau tisu yang tidak berbahan kasar. Pilihlah lap kain yang lembut untuk menjaga kulit bagian terluar tanganmu tidak terkena banyak goresan.

Saat mengeringkan, usapkanlah kedua tangan ke kain dengan perlahan. Jangan terburu-buru. Gesekan yang terlalu cepat dan keras juga dapat menimbulkan goresan meski sudah menggunakan permukaan kain lap yang halus.

Perhatikan Suhu Air

Terakhir, saat mencuci tangan atau mandi, usahakan menggunakan air yang tidak terlalu panas. Apabila kamu tidak sedang sakit, disarankan untuk menggunakan air dengan suhu cenderung dingin.

Pasalnya, air panas ternyata dapat menghilangkan lapisan minyak alami di kulit. Apabila lapisan ini terkikis, maka dapat menyebabkan luka dan iritasi. Cuci tangan dan mandilah dengan air dengan suhu suam-suam kuku, ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM