Category: Education

Isi Media Sosialmu dengan Konten Ramadhan Ini Yuk Selama Bulan Puasa!

Hai, Sobat Trenkota! Tak terasa sebentar lagi Ramadhan datang ya! Di bulan puasa ini, biasanya screen time atau waktu menggunakan media elektronik masyarakat semakin meningkat. Nah, kesempatan ini bisa banget kamu pergunakan sebagai ajang personal branding atau mempromosikan produkmu lewat konten Ramadhan yang menarik lho!

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk memberikan personal branding dan promosi produk atau usaha yang baik ketika Ramadhan adalah dengan posting konten-konten yang sesuai dengan minat audiens. Kira-kira apa saja ya konten yang bisa dioptimalkan saat Ramadhan?

Resep Buka Puasa dan Sahur

Saat kita puasa, asupan makanan dan minuman yang berkurang tak jarang membuat kita merasa lesu dan mager (malas gerak), alhasil kita cuma mau yang instan dan cepat aja. Tapi… pengennya juga tetap makan enak, niih!

Nah, permasalahan ini bisa lho kamu angkat menjadi konten media sosialmu! Kamu bisa membagikan berbagai resep buka puasa dan sahur yang mudah, murah, dan cepat diolahnya. Misalnya, dessert box sederhana oreo, keju, dan cream untuk buka puasa atau pizza instan dengan saos dan sayur organik saat sahur. Yummy! Selain mudah, rasanya juga maknyusss..

Sharing Pengalaman yang Informatif

Jika kamu punya banyak waktu luang di saat puasa, tidak ada salahnya lho untuk mulai membagikan pengalaman-pengalaman sederhanamu dengan kemasan yang berbeda. Ingat, sharing is caring dan setiap niat baik itu sudah terhitung pahala!

Apa sih misalnya yang bisa kamu share ke audiens media sosialmu? Bisa saja dengan mulai bercerita tentang keadaan sekitarmu. Mungkin saat membantu Ibu memasak hidangan buka puasa, kamu jadi teringat sejarah dan asal-usul makanan unik. Boleh tuh langsung buat konten sederhana dan share di Instagram story!

Berbagi Macam-macam Life Hacks

Nah, jika audiesnn kamu isinya kaum rebahan, life hacks bisa jadi konten Ramadhan yang bagus lho! Pasalnya, cara-cara kreatif yang ditawarkan life hacks ini cukup mempermudah pekerjaan sehari-hari. Jika kamu punya ide life hacks yang simpel, langsung aja deh share tuh kontennya ke audiens kamu. Dijamin laku!

Post Konten Hiburan

Selain ketiga konten sebelumnya, penting loh untuk menjaga kestabilan mood dan rasa bahagia selama bulan Ramadhan agar puasa tetap berjalan penuh semangat. Salah satu caranya adalah dengan post konten hiburan!

Kalau kamu sudah terbiasa cover lagu, nah boleh dicoba untuk membuat cover lagu yang bernuansa islami, atau jika kamu suka membuat video TikTok, boleh banget deh kamu produksi konten yang menarik dan lucu sebanyak-banyaknya!

Tapi, jangan khawatir kalau kamu ingin ngonten juga tapi belum terbiasa cover lagu atau main TikTok. Cara termudahnya, kamu bisa repost konten-konten hiburan dari akun-akun komedi dan receh yang seliweran di Instagram dan Twitter, kok! Sedikit banyak membuat orang lain senang bisa dapat pahala lho! Hihihi..

Ajakan Movement Sosial dan Positif

Nah, konten kelima ini cocok banget deh buat kamu yang berjiwa sosial dan ekstrovert! Pasti bosen kalau kelamaan #dirumahaja dan tidak ada sesuatu yang bisa dikerjakan nih. Kamu bisa mulai coba membuat suatu movement bersama teman-teman kamu lho!

Eitss! Tapi jangan terlalu dipikir ribet ya. Boleh kok bikin suatu movement produktif yang bermanfaat dan positif buat kamu. Misalnya, kamu bisa membuat tim produksi dan bersama-sama mulai membuat vlog atau podcast berisi hal-hal interaktif dan edukatif. Siapa tau kamu bisa nyusul jadi influencer, kan? Hehehe..

Sekarang, kamu bisa mulai menyiapkan konten ramadhan yang sesuai dengan passion kamu, nih! Kira-kira kamu mau coba posting konten apa, sih?

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Jangan Khawatir, Virus Corona Ternyata Tidak Menular Melalui Hewan Peliharaan dan Lalat Lho!

Saat pertama kali isu virus Corona mencuat di akhir tahun 2019, banyak yang menduga bahwa penyakit ini datang dari hewan yang hidup dan dikonsumsi manusia, seperti kelelawar. Akibatnya, banyak pasar yang menjual hewan tersebut terpaksa tutup, hiks!

Seiring berjalannya waktu, para tenaga kesehatan, badan pemerintahan, serta para peneliti mulai mempelajari tentang virus Corona dan penyakit Covid-19 ini dengan lebih intens. Beberapa hasil riset tentang wabah ini, yaitu:

Virus Corona Tidak Airborne Kok!

Virus Corona tidak bersifat airborne atau dapat hidup di udara. Meski begitu, tetap harus waspada karena ada partikel berukuran sangat kecil di dalam droplet yang menjadi media penyebaran virus yang mampu melayang di udara selama beberapa waktu, lho!

Sabun vs Hand Sanitizer

Ternyata, sabun cuci tangan terbukti paling baik digunakan dalam mencegah penyebaran virus Corona dibandingkan dengan hand sanitizer. Tapi, tidak apa-apa kok sebagai bentuk kewaspadaan tetap menggunakan cairan pencuci tangan apabila kesulitan mengakses air mengalir dan sabun cuci tangan.

Media Penularan Covid-19 dari Droplet Lho!

Sangat disarankan untuk menggunakan masker dan melakukan physical distancing demi menjaga diri dari penularan. Kamu harus selalu ingat nih kalau droplet yang menjadi media penularan Covid-19 ini bisa tersebar dari mana saja, termasuk juga dari air liur ketika kita sedang berhadapan dengan lawan bicara, lho! Harus tetap waspada dengan jarak, ya!

Hindari Sentuh Wajah

Lebih lanjut, akun WHO juga mengingatkan untuk tidak menyentuh bagian wajah apabila tangan kita kotor (setelah menyentuh suatu permukaan tertentu yang dimungkinkan menjadi media penularan Covid-19). Maka dari itu, jangan lupa untuk rajin cuci tangan ya!

Hewan Peliharaan Tidak Menularkan Covid-19

Nah, selain ketiga hasil riset tersebut, baru-baru ini para pakar kesehatan dan dokter hewan menyatakan bahwa ada perbedaan virus Corona yang terdapat di manusia dan hewan, sehingga kita tidak perlu khawatir tertular dari hewan peliharaan, lho!

Selain itu, pada tanggal 7 April 2020, akun Twitter resmi World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sejauh ini belum ada penelitian atau bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa Covid-19 bisa ditularkan oleh lalat.

Yuk, kita sama-sama ikuti anjuran supaya tidak tertular virus Corona agar selalu aman dan sehat. Jangan lupa untuk terus menjaga ketenangan pikiran dari berita-berita negatif yang beredar di media sosial ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Kartu Prakerja Itu Apa, Sih? Kok Booming Banget?

Halo Sobat Trenkota! Semoga masih semangat di awal Ramadhan ini ya. Hari ini kita akan membahas Kartu Prakerja yang beberapa waktu lalu baru saja diluncurkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo dengan menggaet beberapa startup edtech besutan anak bangsa. Seperti apa sih Kartu Prakerja itu? Yuk simak berikut ini!

Mengenal Kartu Prakerja

Dilansir dari situs resminya, prakerja.go.id, yang disebut dengan Kartu Prakerja ini pada dasarnya adalah suatu bantuan dana yang dapat digunakan oleh penerima untuk meningkatkan keterampilan (baik soft-skill maupun hard-skill) demi menunjang kapabilitas mereka sebelum memasuki dunia kerja.

Eits, meski begitu, ternyata Kartu Prakerja ini juga bisa digunakan oleh siapa saja lho! Baik fresh graduate, karyawan, hingga buruh. Pokoknya siapa saja yang sudah berusia minimal 18 tahun dan memilki semangat belajar yang tinggi!

Nah, Kartu Prakerja ini juga memiliki Komite atau suatu badan yang mengendalikan dan mengawasi operasional pengelolaan Kartu Prakerja. Anggota dari Komite Cipta Kerja termasuk juga (badan yang menaungi Kartu Prakerja) termasuk Menteri Keuangan, Kepala BAPPENAS, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, Mendikbud, serta Menteri Dalam Negeri.

Partner Kartu Prakerja

Selain bervisi-misi meningkatkan kapabilitas dan keterampilan masyarakat Indonesia, Kartu Prakerja ini juga ingin menghidupkan sektor swasta. Maka dari itu, dalam merancang program pembelajarannya, Kartu Prakerja didukung penuh oleh beberapa startup penyedia online learning.

Beberapa mitra Kartu Prakerja antara lain: Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, G2 Academy, Bukalapak, Hacktiv8, MauBelajarApa, LinkAja, serta OVO.

Kenapa Pelatihannya Online?

Nah, mungkin banyak yang bertanya-tanya nih, kenapa sih sistem pembelajaran Kartu Prakerja ini bersifat online? Padahal, kalau offline kan bisa langsung praktek sekalian jadi lebih sempurna output belajarnya!

Yup, benar! Pada dasarnya, Kartu Prakerja ini didesain untuk memberi pelatihan masyarakat secara langsung. Namun, akibat adanya wabah Covid-19 ini, pemerintah kemudian membelokkan metode pembelajaran Kartu Prakerja menjadi daring dengan harapan masyarakat tetap tidak kehilangan kesempatan untuk belajar meski dalam kondisi seperti ini.

Insentif Kartu Prakerja

Selain mendapat kesempatan untuk dibiayai dalam mengikuti online course, para peserta Kartu Prakerja juga diberi bantuan insentif yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari lho! Wah, asyik banget tuh! Apa aja sih insentif yang didapat?

Dilansir finance.detik.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, para peserta Kartu Prakerja ini akan mendapatkan total insentif sebesar Rp3.550.000 dengan rincian sebagai berikut:

Rp1.000.000 untuk biaya pelatihan

Rp600.000 sebagai insentif selama 4 bulan (total Rp2.400.000)

Rp150.000 sebagai insentif pengisian survey setelah menyelesaikan pelatihan

Cara Mendaftar Kartu Prakerja

Jika kamu tertarik mendaftar sebagai peserta Kartu Prakerja, kamu bisa lho mengikuti gelombang selanjutnya. Cek jadwal ter-update nya di situs resmi Kartu Prakerja ya! Nah, simak dulu yuk langkah-langkah mendaftar Kartu Prakerja berikut agar kamu bisa persiapan:

  1. Penuhi terlebih dahulu persyaratan administratifnya (usia, status pekerjaan, dan jenjang pendidikan)
  2. Klik situs resminya, www.prakerja.go.id, dan pilih ‘Daftar Sekarang’
  3. Isi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar
  4. Tunggu hingga lamaran pendaftaran kamu diverifikasi dan evaluasi
  5. Cek secara berkala profilmu untuk mengetahui progress dan hasil akhirnya. Jangan lupa selalu cek email terdaftar ya!

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Ingin Investasi Emas Online? Perhatikan 8 Hal Ini Dulu Yuk!

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang banyak digemari oleh investor, pasalnya produk ini mudah diperjual-belikan dan memiliki harga yang cenderung profitable.

Selain emas dalam bentuk asli, baik itu batangan, koin, atau perhiasan, kini emas dapat diinvestasikan secara online lho! Wah, pastinya menarik banget nih buat para investor muda. Tidak ribet dan cukup mudah diakses melalui smartphone. Kamu tertarik juga gak nih untuk investasi emas online?

Nah, jika kamu tertarik, yuk coba cek dulu beberapa informasi berikut ini agar tetap aman saat melakukan investasi online.

1. Nomor HP Harus Selalu ON

Di dunia online, khususnya aplikasi yang berada di smatphone, nomor handphone menjadi salah satu jalan masuk proses otentifikasi keamanan dengan OTP. Nah, dalam investasi emas online ini juga begitu. Nomor HP merupakan sesuatu yang sangat penting, jadi pastikan nomor kamu jangan sampai hangus atau bahkan dicuri orang ya!

2. Pilih Platform yang Terpercaya

Internet yang semakin borderless ini memudahkan siapa saja untuk bisa membangun sebuah platform berupa website maupun aplikasi dan berjualan apa saja, termasuk menawarkan jasa investasi emas online.

Eits, tapi jangan buru-buru tergiur dulu lho dengan harga rendah dan berbagai keuntungan yang ditawarkan sebuah platform, kamu harus benar-benar yakin bahwa platform itu terpercaya. Ada baiknya, kamu memilih aplikasi online yang memang sudah terverifikasi dan direkomendasikan pakar.

3. Perhatikan Pergerakan Harganya

Nah, ini nih yang paling penting! Ketika kamu sudah benar-benar yakin akan berinvestasi emas online, kamu perlu banget nih memperhatikan pergerakan harganya sebelum membeli.

Jangan sampai, kamu membeli emas online ketika harga sedang melonjak tinggi. Tunggulah sebentar hingga harga beli emas ini turun agar nantinya bisa berprofit ketika dijual kembali.

4. Cek Kemurnian Emas

Dilansir finance.detik.com, Direktur ORORI Group, Triono J Darwis, mengingatkan siapa saja yang hendak melakukan investasi emas online untuk senantiasa melakukan checking kemurnian emas yang akan dibeli.

Pasalnya, menurut analisa Pak Triono, banyak masyarakat yang ceroboh dan asal memilih emas dengan tingkat kemurnian 90% untuk investasi. Padahal, sebaiknya emas tersebut mencapai tingkat kemurnian 99% agar ketika dijual lagi tidak sulit. Nah, perhatikan ya, teman-teman!

5. Kalkulasi Dana Investasi

Selanjutnya, salah satu hal penting yang perlu kamu perhatikan ketika mau melakukan investasi emas adalah mengkalkulasi dana yang dimiliki. Jangan sampai ketika kamu berhasil investasi emas, ternyata justru malah membuatmu kesulitan mendapatkan dana kesehatan ya.

Semua perlu seimbang. Selalu siapkan juga dana darurat agar tidak kewalahan apabila terjadi hal-hal di luar ekspektasi kita.

6. Tingkatkan Keamanan Smartphone

Berhubung aplikasi yang kita gunakan untuk investasi emas online ini berada di dalam smatphone, penting banget nih buat meningkatkan keamanan gadget kita. Salah satunya, kamu bisa memasang password dengan angka, pola, sidik jari, bahkan face recognition di home screen handphone kamu.

7. Bisa Menabung dan Mencicil Lho!

Jangan khawatir jika dana yang kamu miliki untuk investasi emas belum cukup untuk membeli emas seberat 1 gram ya. Sekarang ini, banyak kok e-commerce yang menyediakan skema cicilan dan tabungan. Bahkan, dengan Rp100 saja kamu sudah bisa mencicil dan menabung investasi emas online. Wah, asyik banget kan!

8. Tanyakan pada Ahlinya

Nah, terakhir, jika kamu masih kebingungan atau ragu dalam melakukan investasi emas online, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan orang yang ahli ya! Bisa saja dengan teman, dosen, atau kamu juga boleh membaca FAQ di platform penyedia investasi emas online dan menghubungi customer support mereka untuk belajar lebih lanjut.

Oleh : Idznila Shabrina | Content Creator TRENKOTA.COM

Pelajari 5 Hard Skill Ini Agar Tetap Produktif Selama Karantina!

Siapa bilang karantina bikin kamu jadi nggak produktif? Justru dengan work from home, kamu bebas memilih aktivitas produktif apa saja yang akan kamu lakukan. Salah satunya dengan mempelajari skill baru atau mengasah skill lamamu yang sudah nggak sehebat dulu. Namun sebelumnya, kamu perlu tau nih definisi dari hard skill.

Hard skill adalah keterampilan spesifik yang bisa diukur atau measurable. Kebanyakan hard skill dipelajari dalam pendidikan formal, seperti kemampuan mengoperasikan suatu mesin, berhitung, dll. Biasanya hard skill akan tercantum secara eksplisit pada lowongan pekerjaan. Inilah hard skill yang bisa kamu pelajari selama karantina agar tetap produktif:

1. Coding

Coding merupakan aktivitas menerjemahkan bahasa logika menjadi bahasa pemrogaman sesuai syntax. Aplikasi yang ada di smartphone mu, atau website yang biasa kamu kunjungi adalah hasil dari coding. Sudah banyak website belajar coding yang bisa kamu akses dari rumah seperti CodeAcademy dan CodeWars.

2. Desain Grafis

Desain grafis adalah komunikasi visual dengan menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi. Skill ini erat kaitannya dengan aplikasi desain seperti CorelDraw dan Adobe. Desain grafis juga termasuk yang paling dibutuhkan di zaman serba digital ini.

3. Editing Foto dan Video

Dua hal in sudah menjadi trend hobi sejak beberapa tahun belakangan ini. Demand yang tinggi membuat skill ini dicari banyak perusahaan. Alhasil, dunia editing foto dan video menjadi sangat kompetitif and worth to study!

4. Bahasa Asing

Bisa bahasa inggris rasanya sudah sangat biasa sekarang. Challenge dirimu untuk belajar bahasa asing lainnya. Dengan begitu, kamu akan lebih unggul. Duolingo dan Busuu adalah contoh aplikasi belajar asing gratis yang wajib kamu coba!

5. Menulis atau Blogging

Dengan menulis atau blogging, kamu akan mendapat banyak banget manfaat. Seperti melepas stress, melatih nalar, hingga meningkatkan kreativitas. Bahkan jika kamu tekuni, skill ini bisa menghasilkan rupiah!

Nah itu dia hard skill yang bisa dipelajari selama karantina agar tetap produktif. Buat kamu yang akan terjun ke dunia kerja, menguasai banyak skill akan menjadi nilai plus lho. Sedangkan bagi kamu yang sedang meniti karir, belajar skill baru bisa menambah kualifikasi untuk posisi yang lebih tinggi, atau sekedar meningkatkan kualitas diri. Ingat, jika kamu keras pada dirimu maka dunia akan terasa lunak, begitupun sebaliknya.

Oleh : Shofiya Yusri Salma | Content Creator TRENKOTA.COM

Mengenal Personal Branding dan Tips Membangun Personal Branding Bagi Kaum Milenial

Generasi milenial saat ini pasti sudah sangat familiar dengan istilah yang satu ini, karena saat ini hampir semua dari kita berlomba-lomba untuk menciptakan personal branding masing-masing. Sebenarnya, personal branding itu apasih? Jadi, kalau bahasa “famous”nya, personal branding ini adalah pencitraan. Waaah!! Pencitraan yang dimaksud adalah pencitraan yang ditunjukkan dalam bentuk keunikan, kelebihan, atau karakteristik tertentu yang kamu miliki dan bisa menjadi brandmu didepan orang lain dimana mereka dapat menilai seperti apa kepribadian kamu walaupun kalian belum saling mengenal satu sama lain.

Personal branding ini juga menjadi sangat penting saat ini, karena banyak orang akan mengenalimu melalui first impression atau kesan saat bertemu pertama kali, sehingga, personal branding ini menjadi penting karena dapat memudahkan kita dalam berbagai hal seperti memperluas relasi, menemukan rekan bisnis, mencari pekerjaan, dan diterima dilingkungan baru.

Nah, karena personal branding menjadi penting, maka berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membangun personal brandingmu. Simak baik-baik ya!!

Kenalan Sama Diri Sendiri Yuk!

Hal berikut ini sering dianggap remeh. Padahal, untuk menjadi sukses kita perlu mengenal dahulu siapa diri kita sendiri. Kalian bisa melakukannya dengan bertanya pada diri tentang siapa kamu, apa yang menjadi kelebihanmu, hal apa yang menjadi kelemahanmu, dan apa yang perlu kamu pelajari untuk membangun personal brandingmu. Setelah kamu menemukannya, maka kemas hal-hal baik yang ada dalam dirimu untuk ditunjukkan pada orang lain.

Tunjukan apa yang menjadi hal unik atau ciri khas dari dirimu, jangan terlalu sering membicarakan dan menunjukan kelemahanmu didepan orang lain karena hal ini dapat membuatmu menjadi tidak percaya diri dan orang lain juga tidak akan mempercayaimu. Menciptakan cover yang baik dapat membuat orang akan senang menerimamu dan mau memiliki hubungan yang baik denganmu.

Menjadi Pribadi Yang Terus Belajar

Setelah kamu mengetahui dengan baik siapa dirimu, dari sanalah kamu harus memutuskan untuk terus belajar. Tentunya belajar yang dimaksud adalah belajar untuk terus menjadi lebih baik. Hal ini bisa meningkatkan kemampuanmu dan menambah kemampuan baru dimana saat ini semua orang memiliki kesempatan untuk terus belajar, pastikan bahwa kamu memiliki keunggulan bersaing dengan terus mempelajari hal – hal baik yang bersifat general maupun spesifik sehingga kamu bisa saja berada satu langkah didepan para pesaingmu.

Memiliki Good Attitude Dan Beranikan Diri Untuk Speak Up.

Bangunlah personal brandingmu dengan bersikap profesional dan berani untuk speak up didepan orang banyak. Tunjukkan pada publik bahwa kamu memang pantas untuk dipercaya. Pastikan bahwa kamu memiliki tidak menunjukkan tingkah laku yang tidak baik seperti sombong, cepat merasa puas, pemalu, dan sulit bergaul. Hal ini dapat membuat orang memiliki kesan yang baik dan mau menerimamu karena keberanian dan sikap profesional yang kamu tunjukan kepada mereka.

Aktif di Sosial Media Yuk!

Hal terakhir yang tidak kalah penting bagi kaum milenial adalah aktif di media sosial. Selain karena hidup di era globalisasi, aktif di media sosial juga dalam membuatmu menjadi selalu update terutama dengan kondisi – kondisi dilingkunganmu saat ini.

Media sosial dapat memberikanmu informasi yang up to date, pastikan bahwa kamu mengikuti orang-orang yang informatif dan menginspirasi. Kamu bisa menggunakan twitter, facebook, dan bahkan instagram untuk memperluas jangkauanmu baik dalam hal relasi maupun pengetahuan.

Oleh : Andira Falestiya | Content Creator TRENKOTA.COM

Cek Tips Mengatur Keuangan Agar Tidak Keteteran di Tengah Covid-19!

Penyebaran covid-19 di berbagai daerah kini membuat pemerintah semakin ketat dalam membuat peraturan terkait pembatasan sosial dengan meminta masyarakat untuk tetap #dirumahaja. Hal ini tidak hanya berdampak pada terhambatnya aktivitas-aktivitas diluar rumah tetapi juga berdampak pada penigkatan jumlah kebutuhan untuk tetap berada #dirumahaja.

Masyarakat menjadi bingung dalam mengatur pengeluaran karena munculnya rasa cemas dan panik akan penularan virus corona. Adanya kebutuhan – kebutuhan tidak terduga menyebabkan beberapa orang menjadi keteteran dalam mengatur keuangannya lho. Tetap tenang dan jangan panik karena dibawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuanganmu selama pandemi covid-19 ini!!

Hemat Lebih Baik, Lho!

Adanya keadaan darurat seperti ini, akan memberikan dampak pada berbagai aspek khususnya aspek keuangan. Kurangilah untuk melakukan pembelian jika itu bukan kebutuhan yang penting atau pokok. Jika biasanya kamu harus membeli produk tertentu secara berkala, maka mulai sekarang kamu harus menahan untuk tidak membelinya dulu. Selain untuk mengurangi pengeluaran, hal ini juga dapat membantu kamu untuk mengontrol diri agar lebih bijak dalam menggunakan uang.

Tulis List Keperluan “Urgent” Dan “Important”

Menghadapi pandemi covid-19 memang butuh banyak persiapan, terutama yang terkait dengan kebutuhan pokok untuk tetap #dirumahaja. Peningkatan tingkat kebutuhan mengharuskan kita untuk bisa memilah dan memilih kebutuhan mana yang bersifat “urgent” dan “important”.

Kebutuhan yang bersifat urgent saat ini adalah masker, handsainitizer, sabun cuci tangan, dan lain-lain, sedangkan kebutuhan yang bersifat important yaitu kebutuhan-kebutuhan pokok seperti bahan makanan, listrik, dan lain-lain. Pastikan kamu sudah bisa memilah dan memilih ya!

Setelah itu, buatlah list dengan menggunakan skala prioritasmu. Usahakan kamu mengurutkannya dengan benar. Hal ini sangat berguna untuk meminimalisir pengeluaran yang akan kamu keluarkan dibanding jika kamu tidak membuat list lho!

Masak aja deh!

Selain karena kita harus tetap #dirumahaja, membuat makanan sendiri juga dapat mengurangi jumlah pengeluaranmu alias lebih “hemat”. Tidak hanya itu, hal ini juga menjamin bahwa kamu memang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan lebih higienis serta dapat sekaligus mengasah kemampuan memasakmu!

Nah, sangat membantu bukan? Mengurangi membeli makanan diluar juga bisa memberimu tambahan dana, karena biaya yang seharusnya untuk membeli makanan diluar bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan yang lain!

Meningkatkan Jumlah Dana Darurat

Setiap orang pasti memiliki dana darurat, bahkan mungkin sebagian orang saat ini sudah menggunakannya. Dana darurat memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan tak terduka yang bersifat darurat, salah satunya adalah saat terjadi pandemi covid-19 ini.

Pastikan bahwa kamu tidak menggunakan semua dana daruratmu dan tetap menabungnya agar bisa digunakan dikemudian hari karena pandemi covid-19 ini masih tidak dapat diprediksi kapan berakhirnya. Agar dana daruratmu masih terjaga, kamu bisa menambahkan dana yang diperoleh dari keperluan – keperluan tidak mendesak, seperti dana yang harusnya dikeluarkan untuk nge-gym, nongkrong, belanja sepatu atau make up, dan lain-lain.

Oleh : Andira Falestiya | Content Creator TRENKOTA.COM