Category: Property

10 Inspirasi Desain Untuk Rumah Kecil Agar Terkesan Luas

Sejatinya kita semua ingin memiliki rumah yang nyaman. Bagi banyak orang, nyaman berarti luas. Sayangnya, rata-rata dari kita, seperti pengantin baru, misalnya, sulit untuk mendapatkan rumah yang lapang karena keterbatasan biaya. Namun, itu tidak berarti bahwa memiliki rumah kecilĀ  adalah pertanda hilangnya kenyamanan. Memiliki rumah kecil bukan berarti memiliki rumah yang terasa sempit. Pasalnya, meskipun rumahmu kecil, kamu bisa membuat rumahmu terlihat dan terasa luas seperti rumah-rumah lain yang memanfaatkan space yang lebih luas dalam pembangunannya. Berikut tips-tips yang bisa kamu terapkan untuk membuat rumah mungilmu terkesan luas!


Gunakan Furniture Mini

Kenapa furniture mini? Dengan menggunakan furniture mini di ruangan-ruangan di rumahmu, kamu bisa membuat ilusi seolah ruangan-ruangan tersebut adalah ruangan besar berkat proporsi ruangan dengan furniture yang digunakan. Tenang, sekarang mudah sekali mencari furniture berukuran kecil dengan desain yang menawan.

Cat Putih

Pilih cat berwarna putih karena warna putih memberi kesan luas. Sebaliknya, kalau kamu memilih warna-warna gelap, rumahmu malah akan terasa lebih sempit.

Pilih Furniture Berwarna Cerah

Mengecat temboh dengan warna putih saja tidak cukup apabila furniture tidak memberikan support yang cukup. Agar trik warna lebih efektif, jangan lupa juga untuk menggunakan furniture berwarna cerah. Seperti warna putih, warna-warna cerah bisa memberi kesan luas pada sebuah ruangan.

Pasang Jendela Berukuran Besar

Tujuan memasang jendela berukuran besar adalah agar banyak cahaya matahari masuk ke rumah di siang hari. Dengan pencahayaan alami yang memadai, rumah akan terasa luas dan lega. Pasang jendela berukuran besar terutama di tempat-tempat yang sering dilalui seperti dapur dan ruang tamu.

Pakai Cermin Besar

Jangan lupa juga untuk memasang cermin berukuran besar di tembokmu. Kenapa? Cermin bisa memantulkan bayangan di sudut ruangan dan membuat ruangan terlihat lebih luas. Akan lebih bagus lagi kalau cerminmu setinggi dan selebar tembokmu. Dengan begitu, ruanganmu akan terasa dua kali lebih luas.

Pakai Rak Tempel

Kalau rumahmu kecil, kamu harus pandai memanfaatkan space yang ada dan salah satu trik yang bisa kamu terapkan yaitu menggunakan rak tempel. Rak tempel hemat tempat sehingga tidak memenuhi space di lantai. Dengan begitu, lantai terlihat lebih lega sehingga rumah tidak terasa sempit.

Lampu Harus Terang

Agar rumah tidak terasa sempit di malam hari, kamu bisa menggunakan lampu yang terang. Lampu yang terang akan menggantikan fungsi sinar matahari yang menembus masuk lewat jendela besar di rumah dan memberikan pencahayaan yang membuat ruangan terasa luas dan lega.

Penataan Ruangan Harus Minimalis

Untuk memastikan rumah terasa luas, kamu juga harus menerapkan penataan ruangan yang minimalis. Itu berarti setiap ruangan harus bersih dari barang-barang yang tidak penting karena barang yang berserakan juga bisa membuat ruangan terasa sempit dan sesak. Pastikan juga kamu tidak menggunakan hiasan yang terlalu ramai dan meriah karena bisa membuat rumah terasa lebih kecil dari seharusnya.

Hiasi Rumah Dengan Mural Hitam Putih

Kalau kamu ingin menggunakan hiasan, pilihlah hiasan dalam bentuk mural berwarna hitam putih. Apa alasannya? Menciptakan ruangan dengan nuansa monokrom bisa membuat rumah terkesan lebih besar. Pasalnya, mural monokrom bisa secara visual menjadikan ruangan terkesan lebih luas dan terang.

Pasang Karpet Berwarna Cerah

Salah satu trik ilusi yang bisa kamu gunakan yaitu menggunakan karpet berwarna cera di rumah mungimu. Karena dengan memasang karpet berwarna terang, perhatian setiap pengunjung rumahmu akan tertuju pada karpet tersebut dan bukan pada kesempitan ruangan.

10 Pilihan Properti Terbaik Untuk Generasi Milenial

Properti selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman dan pilihan properti terbaik 10 tahun lalu tentu berbeda dengan pilihan properti terbaik saat ini. Perubahan preferensi properti mengikuti perubahan kebutuhan manusia terhadap jenis-jenis properti tertentu sesuai dengan era mereka masing-masing. Nah, buat kamu kaum milenial, berikut pilihan-pilihan properti terbaik untuk kamu!

1. Apartemen

Di era modern yang serba cepat seperti sekarang ini, apartemen adalah salah satu pilihan hunian terbaik. Alasannya yaitu kepraktisan. Dengan tinggal di apartemen, kamu tidak perlu memikirkan segala kerepotan mengurus bangunan yang kamu tinggali. Kamu cukup tinggal saja dan menyerahkan segala keperluan maintenance kepada staff yang ada.

2. Rumah KPR

Membeli rumah dengan cepat tanpa harus menabung terlebih dahulu sangat mungkin dilakukan di zaman yang penuh kepraktisan ini. Caranya yaitu dengan membeli rumah KPR. Itulah kenapa, rumah KPR menjadi salah satu pilihan paling mudah untuk diambil saat ini.

3. Kondominium

Kondominium sebenarnya mirip dengan apartemen. Yang membedakan yaitu jika kamu memilih apartemen, kamu hanya menyewa hunian tersebut. Beda halnya dengan kondominium. Kalau kamu memilih kondominium, maka kamu punya hak milik atas bangunan yang kamu tinggali.

4. Paviliun

Source: arsitag.com

Paviliun atau rumah yang temboknya menempel dengan rumah di sebelahnya adalah opsi selanjutnya untuk kaum milenial. Ini menjadi solusi bagi kamu yang mencari rumah murah tetapi tetap layak huni.

5. Rumah Minimalis

Kalau kamu memiliki modal untuk membeli tanah dan membangun rumah tetapi modalmu tidak terlalu besar, kamu bisa membuat rumah minimalis. Jangan salah! Ada banyak arsitek yang bisa mendesain rumah minimalis yang tidak terasa sempit di era modern seperti sekarang ini.

6. Rumah Kecil 2 Lantai

Nah, kalau kamu memiliki kapling sempit tapi kamu tetap mau rumah dengan banyak ruangan, rumah yang desainnya ke arah atas adalah pilihan terbaik untukmu. Sempit bukan berarti terbatas karena meski kaplingmu sempit, kamu bisa menambahkan ruangan di rumahmu dengan membangun lantai kedua untuk rumahmu.

7. Rumah Open Plan

Source: tlcinteriors.com.au

Salah satu pilihan paling seru untuk kamu pilih adalah tipe rumah open plan. Jenis rumah ini menggabungkan beberapa zona ruang menjadi satu. Sebagai contoh, kamu bisa mendesain rumah dengan ruang tamu, ruang makan dan dapur yang areanya digabung menjadi satu area.

8. Rumah Dengan Selubung hijau

Source: tmkconstructionusa.com

Ancaman global warming semakin terasa nyata dan sebagai bagian dari kaum milenial, langkah terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menghindari efeknya adalah dengan memilih rumah dengan selubung hijau. Rumah dengan selubung hijau biasanya memiliki halaman berumput dan tembok yang dihiasi dengan banyak tanaman. Tak ketinggalan, rumah jenis ini biasanya dikelilingi oleh pohon rindang yang menjaga rumah tetap sejuk.

9. Desain Modern

Tentu saja, rumah dengan desain modern yang tak lagi mengikuti pakem-pakem desain rumah klasik merupakan salah satu pilihan paling oke di era seperti sekarang ini.

10. Desain Modern Campur Klasik

Hanya karena kamu hidup di era modern, bukan berarti segalanya harus berbau modern. Kalau kamu tipe orang yang bosan melihat sesuatu yang hanya memiliki satu style saja, kamu bisa memilih rumah yang menggabungkan desain modern dengan desain klasik. Salah satu contoh mudah desain rumah modern klasik adalah rumah dengan desain modern yang memiliki bagian dengan dinding batu bata telanjang.

Mengintip Rusunami Klapa Village, Rumah DP 0% yang Dijanjikan Pemprov DKI

Dari sejak pertengahan Juni lalu, rumah DP 0% yang dijanjikan oleh Guberbur Jakarta, Anies Baswedan, saat kampanye pemilihannya, dikabarkan sudah hampir rampung. Proesnya sudah hampir 90%. Tentunya itu memantik antusias warga, khususnya mereka yang sudah berhasil mendapatkan unit di Rusunami tersebut. 

Rumah susun sederhana, atau yang lebih dikenal sebagai Rumah DP Rp 0 yang terletak di Pondok Kelapa Jakarta Timur itu diharapkan bisa menjadi solusi bagi mereka yang memiliki masalah dalam kepemilikan rumah. Rumah ini didirikan khusus untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), yang pendapatannya berkisar antara empat sampai tujuh juta Rupiah per bulan. 

Tentu selain itu ada persyaratan lainnya yang ditetapkan bagi calon pembeli rumah ini. Dari sekitar dua ribuan peminat, hanya tiga perempatnya yang memenuhi seleksi pembeli. Sekitar lima ratus sisanya dianggap tidak layak. 

Jadi, sebetulnya seperti apa sih rumah DP 0 yang peminatnya sampai ribuan ini? Tentu bukan cuma embel-embel DP 0 rupiah saja yang membuat banyak orang tertarik kan? 

Source: liputan6.com

Bangunan dengan nuansa warna cokelat ini terdiri dari 780 unit, dan semuanya tersebar di 21 lantai. Dari 780 unit tersebut, ada tiga tipe yang bisa dipilih, tipe studio, (21) tipe satu kamar (24), dan tipe dua kamar (36). Berikut fasilitas masing-masing tiap tipe berikut harganya. 

Tipe Studio (21)

Ini adalah tipe paling kecil dari keseluruhan unit. Saat membuka pintu masuk, akan terlihat kamar mandi di bagian sisi kiri pintu. Bangunannya akan terasa sangat lapang karena tidak ada dinding atau sekat yang membatasi tiap ruangan. Luasnya 21 meter persegi. Namun untuk tipe studio yang terletak di bagian pojok, luasnya bertambah sedikit, jadi 22,25 meter persegi. 

Ada wastafel juga untuk tempat cuci tangan yang didesain minimalis, berikut pintu yang menuju ke balkon. 

Untuk harganya, yang luasnya 21 meter persegi dijual dengan harga Rp. 184.000.000. Sedangkan yang luasnya 22,25 meter persegi, harganya Rp. 195.800.000. 

Tipe Satu Kamar (24) 

Untuk tipe ini, saat kita masuk, dari pintu akan terhampar loroang yang panjangnya kira-kira tiga meter, dan terletak kamar mandi di arah kanan pintu masuk. Sama seperti tipe studio, time ini pun juga punya wastafel berikut pintu balkon. 

Bedanya, tipe 24 ini ruangannya disekat. Terdapat satu kamar tidur, satu ruang tamu, satu dapur, dan satu kamar mandi. 

Luasnya adalah 23,95 meter persegi. Sedangkan yang letaknya di sudut luasnya 24,25 meter persegi. Yang tipe 24 biasa dijual dengan harga Rp 210.760.000. Sedangkan yang di sudut dijual dengan harga Rp. 213.400.000. 

Tipe Dua Kamar (36)

Tipe paling besar ini memiliki satu ruang tamu, satu dapur, satu kamar mandi, dan dua kamar. Satu kamar dimaksudkan sebagai master bedroom, ukurannya lebih besar dibanding kamar satunya, yang diperuntukkan sebagai kamar anak. 

Sama seperti dua tipe sebelumnya, kamar mandinya juga terletak di dekat pintu masuk. Bedanya, begitu masuk dari pintu, area yang dimaksudkan sebagai ruang tamu, terpampang lebih luas, bisa untuk meletakkan sofa. Dari situ akan tampak dua kamar yang letakknya bersisian. 

Luas tipe 36 yang biasa adalah 34,65 meter persegi. Tipe ini harganya Rp 335.412.000. Sedangkan yang letaknya di pojok, luasnya 35,30 meter persegi. Tipe pojok ini dijual dengan harga Rp. 341.704.000. 

Source: kompas.com

Untuk spesifikasi bangunan sendiri, Rusunami Klapa Village ini dibuat dengan tembok bata ringan. Selain itu, masing-masing unit dibuat dengan pintu dan jendela dari alumunium, sehingga tidak lapuk dan lebih awet. 

Soal standar keamanan, jangan khawatir. Gedung ini dilengkapi dengan hidran atau alat pemadam kebakaran di tiap lantai. Bangunan 21 lantai ini juga dilengkapi dengan 4 lift beserta 3 tangga darurat yang terletak di sisi bangunan. 

Bagaimana? Tertarik untuk mendaftar di seleksi calon pembeli periode berikutnya?