Category: Technology

Mau Dulang Uang dari Media Sosial? Ini yang Harus Kamu Lakukan

Tak dipungkiri banyak orang yang ingin menghasilkan pundi-pundi rupiah secara online di era modern seperti sekarang ini. Kalau kamu juga tertarik, kamu harus tahu bahwa menghasilkan uang secara online bukanlah omong kosong sama sekali. Ada berbagai cara yang bisa kamu gunakan untuk mempertebal kantongmu lewat internet, dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan media sosial. Berikut trik-trik yang bisa kamu coba.

Jadi Traveller

Apakah kamu suka jalan-jalan menikmati keindahan tempat-tempat wisata? Kenapa tidak mencoba memanfaatkan hobimu ini untuk menghasilkan uang? Caranya mudah. Hampir semua orang suka jalan-jalan dan ingin melihat tempat-tempat baru di luar sana. Kamu hanya perlu mengambil keuntungan dari hal ini.

Unggah video dan foto perjalanan kamu ke media sosial seperti YouTube dan Instagram. Pastikan bahwa postingan-mu menarik dan informatif sehingga banyak orang merasakan ketertarikan dan kebutuhan untuk melihat setiap postingan yang kamu unggah. Dengan menjaring banyak viewer dan subscriber, kamu bisa menghasilkan uang lewat iklan di akun YouTube-mu dan lewat endorsement di Instagram. Menarik, bukan?

Jadi Food Vlogger

Selain tempat wisata, makanan juga menjadi salah satu hal yang selalu ingin dieksplor oleh kebanyakan orang. Hampir semua orang ingin mencicipi makanan baru dan tentu mereka ingin tau makanan enak apa saja yang belum pernah mereka coba di luar sana. Nah, ini bisa menjadi peluang meraup untung buatmu kalau kamu suka melakukan wisata kuliner.

Cobalah untuk merekam setiap sesi wisata kulinermu dan menguploadnya ke Instagram, YouTube dan Blog pribadimu. Pastikan videomu jernih dan menarik. Jangan lupa untuk memberikan ulasan yang maneira tentang makanan yang kamu santap sehingga orang-orang tergugah untuk menyantap mereka. Ini peluang bisnis yang bisa memberikan keuntungan lewat banyaknya jumlah viewer dan iklan maupun lewat kerjasama dengan pemilik usaha kuliner.

Jadi Pebisnis Online “Tanpa Produk”

Bahkan tanpa memiliki produk sekalipun, kamu bisa menghasilkan uang lewat internet. Caranya adalah dengan menjadi perantara supplier dan pembeli. Kamu tinggal menyediakan platform bagi pembeli untuk memesan produk misal lewat akun Instagrammu. Nah, selanjutnya kamu tinggal memosting foto produk yang ditawarkan oleh supplier. Setelah mendapatkan pemesan, kamu tinggal memforward pemesanan dan pihak supplier akan mengurus proses pengiriman barang ke konsumen. Menjadi perantara seperti ini sangatlah menguntungkan karena kamu hanya perlu akun Instagram gratis dan tidak harus menyiapkan produk atau membelinya terlebih dahulu dari supplier.

Salah satu trik untuk meraih sukses dalam bisnis semacam ini adalah sering-sering memosting foto atau video yang terkait dengan produk yang dijual oleh supplier. Tujuannya adalah supaya postingan-postinganmu sering muncul di timeline para follower. Sementara itu, dari segi teknis, postingan kamu tentunya harus menarik serta bermanfaat. Salah satu tipe postingan yang bisa menjaring banyak viewer adalah video tutorial produk.

Jadi “Media Partner”

Yang harus kamu lakukan hanyalah menjadi wadah untuk menggalang dana (crowdfunding) untuk sebuah acara yang akan dilaksanakan. Galang dana mungkin kedengarannya sulit, tapi sebetulnya tidak ribet kok. Kamu cuma perlu posting kegiatan sebelumnya, dan jelaskan inti kegiatan tersebut, bergerak di bidang apa, sehingga orang tertarik.

Nantinya, kalau ada perusahaan atau instansi yang ingin acaranya dipromosikan agar dananya terkumpul, bisa kamu kenakan tarif.

Jadi Selebgram

Nah, ini nih cita-cita kebanyakan milenial sekarang. Memang jadi selebgram enak, sudah terkenal, dapat banyak endorse, dibayar lagi. Masalahnya, tidak semudah itu untuk bisa terkenal di Instagram.

Kalau kamu tertarik jadi selebgram, setidaknya kamu harus tahu tren-tren terkini, apa yang sedang ramai dibicarakan di berbagai media sosial. Kemudian, kamu juga harus posting konten yang menarik. Setidaknya kuasai teknik fotografi dasar agar feed-mu selalu rapi. Konten yang di-post juga harus original dan unik. Jangan lupa sertakan tagar dalam setiap postingan agar menarik banyak viewer.

Butuh waktu lama sih untuk bisa jadi selebgram yang sukses, yang benar-benar mengumpulkan followers dari 0, tapi semuanya followers asli. Tapi kalau sudah berhasil, penghasilanmu bahkan bisa lebih besar dari pegawai pada umumnya.

Advertisements

6 Jenis Beasiswa yang Bisa Kamu Pilih Kalau Ingin Lanjut S2 ke Luar Negeri

Siapa sih yang tidak mau lanjut sekolah, apalagi ke luar negeri? Tidak seperti dulu, sekarang ini sekolah tinggi, sampai ke luar negeri sekalipun, dan dibiayai penuh, bukan hal yang sulit dijangkau lagi.  

Kalau kamu hobi berburu beasiswa, tidak ada salahnya cek 8 dari beasiswa bergengsi ini.

LPDP

Siapa sih yang tidak tahu LPDP? Beasiswa yang dibawahi oleh kementrian keuangan ini dananya selalu bertambah tiap tahunnya. Kenapa LPDP dinilai sebagai beasiswa bergengsi? Soalnya untuk bisa lolos benar-benar butuh perjuangan. Bukannya susah ditembus, tapi memang benar adanya bahwa LPDP hanya memilih mereka yang tangguh dan tahan banting. Ada tiga tahapan yang harus kamu lalui di LPDP: pengumpulan berkas-berkas administrasi, tes TPA berbasis komputer serta penulisan esai on the spot, dan wawancara plus LGD (Leaderless Group Discussion). Kalau sudah lolos, kamu akan mendapatkan pembiayaan kuliah penuh sekaligus living allowance selama kuliah.

Beasiswa Dikti

Untuk kamu yang tertarik dalam bidang edukasi dan sudah jadi dosen, ini beasiswa yang tepat untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Dikti ini salah satu beasiswa yang paling populer di kalangan kampus. Kamu bisa pilih program BPP-DN (Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri) atau BPP-LN (Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri). Kalau sudah lulus S2 dan mau lanjut S3 pun, kamu bisa ikuti program PKPI (Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional) yang khusus untuk mahasiswa S3 yang ingin menambah pengalaman dan wawasan internasional.

Beasiswa Unggulan

Sama seperti dua beasiswa sebelumya, beasiswa unggulan juga menawarkan dua pilihan, kuliah di dalam atau luar negeri. Beasiswa ini ditawarkan oleh kementrian pendidikan. Maka itu, tak heran jika prioritasnya adalah jurusan pendidikan dan kebudayaan. Tahun ini, 5 jurusan prioritasnya adalah Pendidikan (PAUD dan PGSD), Kurikulum dan Pedagogi, Manajemen dan Kebijakan Pendidikan, Perfilman, dan Seni Pertunjukan. Beasiswa ini terbuka untuk (calon) mahasiswa yang mau melanjutkan pendidikan S1, S2, dan S3. Selain biaya pendidikan penuh, kamu juga akan dapat biaya buku, biaya hidup sehari-hari, biaya pendaftaran, biaya penelitian, dll.

Fulbright

Beasiswa yang satu ini memang setiap tahunnya selalu menyedot banyak peminat yang ingin lanjut kuliah di Amerika Serikat. Bukan cuma di Indonesia, beasiswa ini juga ditawarkan di banyak

negara. Makanya, nantinya kamu akan punya pengalaman dan wawasan internasional yang mumpuni jika sudah lulus. Karena memang dari AS, beasiswa ini hanya mengkhususkan lanjut kuliah di kampus-kampus Amerika Serikat. Ada beberapa jenis program dengan sasaran yang berbeda, seperti Fulbright Master of Science and Technology Initiative Degree Program, Fulbright Freeport Master Degree Program, dan masih banyak lagi. Beasiswa yang ditawarkan pun beasiswa penuh dari awal sampai akhir kuliah.

Chevening

Kalau kamu tertarik kuliah di Inggris, beasiswa ini bisa jadi pilihan. Beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Inggris ini memang ditujukan untuk mahasiswa asing dari berbagai negara. Sama seperti Fulbright, beasiswa Chevening selalu jadi incaran banyak calon mahasiswa tiap tahunnya. Kamu bisa kuliah di kampus-kampus ternama di Inggris. Dan bukan cuma biaya kuliah penuh yang ditanggung, biaya perjalanan ke Inggris, biaya penulisan tesis, tunjangan hidup, sampai uang saku bulanan pun ditanggung. Menggiurkan, bukan?

Monbukagakusho

Beasiswa ini ditawarkan pemerintah Jepang kepada mahasiwa Indonesia untuk lanjut S2 di Jepang. Kamu bisa pilih berbagai kampus ternama di Jepang sebagai almamater. Asyiknya, beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas. Kamu akan mendapatkan biaya kuliah penuh sekaligus tunjangan hidup sampai lulus. Ada beberapa jenis program yang bisa kamu pilih, biasanya yang utama diumumkan tiap awal April.

10 Gadget yang Wajib Kamu Bawa Saat Mudik Lebaran

Idul Fitri memang masih beberapa minggu lagi. Tapi tidak ada salahnya dong mulai mempersiapkan semuanya dari sekarang. Selain kebutuhan dasar seperti pakaian, yang pastinya kamu bawa biar ga bete di perjalanan dan di kampung halaman adalah gadget. Mempersiapkan gadget buat mudik jadi wajib hukumnya buat kaum milenial.

Jadi, apa saja sih gadget yang harus dipersiapkan sebelum mudik?

Smartphone Kesayangan

Kalau ini sih sudah pasti kan. Kemana kamu pergi, ponsel tidak boleh ketinggalan. Biar liburan di kampung, komunikasi dengan teman-teman ga boleh terputus dong. Belum lagi nanti pas Lebaran kan harus foto-foto keluarga besar. Jangan sampai tidak ada foto-foto Lebaran di Instagram-mu.

Pemutar Musik

ini juga ga kalah penting lho. Kalau kamu nanti bakal menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan saat mudik, dengerin musik bisa jadi penghilang bete. Dengerin musik di hape ga bisa jadi pilihan, karena selain boros batere, boros kuota juga karena harus streaming musik.

Earphone

Nah, ini nih! Pemutar musik ga lengkap kalau ga sama earphone-nya. Tahu earphone bluetooth wireless yang lagi tren kan? Ini juga wajib kamu bawa. Biar ga ribet sama kabel di sepanjang perjalanan.

Power Bank Berkapasitas Besar

Source: Okezone

Percuma juga bawa gadget banyak-banyak saat mudik kalau ga bawa power bank. Kita ga bisa mengandalkan stop kontak kalau lagi di perjalanan jauh. Jangan lupa isi daya power bank-mu sebelum berangkat ya. Lebih baik lagi kalau baterai ponsel, mp3 player, dan tabletmu juga terisi penuh. Jadi power bank tidak digunakan kecuali dalam keadaan darurat.

Car Charger

Untuk kamu yang mudik naik mobil, ini bisa jadi pilihan juga. Meski sudah bawa power bank, ga ada salahnya punya cadangan pengisi daya gadget. Jadi kalau nanti ternyata power bank-mu kosong, kamu ga perlu panik.

GPS (Global Positioning System)

Meski semua ponsel pintar sekarang ini sudah dilengkapi dengan aplikasi peta dan GPS, tetap lebih enak menggunakan perangkat GPS sendiri ketimbang yang di ponsel. Soalnya, seringnya GPS di ponsel sinyalnya putus-putus dan tingkat akurasinya juga kadang tidak bisa diandalkan. Kalau kamu kurang hafal jalan tapi berniat untuk jalan-jalan keliling-keliling di kampung, wajib punya GPS di mobil.

Kamera

Kalau kamu suka fotografi dan ga puas dengan hasil foto dari kamera ponsel, kamu wajib bawa kamera kesayangan juga. Di kampung nanti kan bakal banyak momen yang Instagrammable. Ditambah lagi, kalau keluarga besar sudah tahu betapa piawainya kamu mengambil foto, pasti banyak yang minta difotoin.

Konsol Games Portabel

Ini buat yang gamer nih. Ga seru liburan kalau harus ninggalin aktivitas nge-game. Apalagi kalau nanti di perjalanan mudik terjebak macet. Bete kan kalau ga sambil main game. 😀

Flashdisk

Jangan khawatir kalau kamu ga punya mp3 player. Kalau kamu mudik naik mobil, bawa saja flash disk berisi lagu-lagu favoritmu. Nanti selama di perjalanan, tinggal colok di mobil. Atau, kalau punya tv di mobil, bisa sambil nonton film kan dari flashdisk.

Modem Mi-fi

Buat yang suka ngeluh susah sinyal di kampung, kamu wajib bawa modem selama mudik. Soalnya kalau mengandalkan jaringan di ponsel, terkadang kurang memuaskan. Pilih modem yang jaringannya menjangkau daerah di kampungmu. Pastikan juga kuota internetnya sudah terisi ya. Jadi kamu ga perlu puasa internet selama pulang kampung.

5 Kampus Favorit Generasi Milenial

Pendidikan adalah hak segala bangsa. Ya, mendapatkan pendidikan yang layak adalah hal yang harus diperhatikan pada setiap orang. Apalagi mereka yang hendak mempersiapkan pendidikan tinggi seperti jenjang perkualiahan. Di Indonesia sendiri, saat ini telah banyak perguruan tinggi dengan kualitas pendidikan yang tinggi . Baik itu perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Sejumlah perguruan tinggi  ternama di tanah air belakangan pun kian menjadi topik yang hangat dibicarakan mengingat tahun ajaran baru yang sebentar lagi akan dimulai. Kampus dipercaya oleh banyak orang sebagai wadah yang mampu memberikan pendidikan kepada mereka yang membutuhkan dan memberikan cara bersosialisasi dengan orang lain, termasuk bagi anak milenial.

Bukan hanya dilihat dari kualitas pendidikan, beberapa sarana penunjang lain seperti fasilitas di kampus akan tentu menjadi salah satu daya tarik bagi kaum milenial saat ini. Mari simak 5 kampus favorit anak milenial di bawah ini.

1. UI

Universitas pertama yang menduduki peringkat sebagai universitas favorit anak milenial karena kualitas pendidikan dan fasilitas nyaman yang ditawarkan adalah Universitas Indonesia atau yang lebih dikenal dengan UI. Perguruan tinggi yang ada di Depok dan Jakarta ini adalah salah satu dari sekian banyak universitas ternama di tanah air yang seringkali menjadi incaran anak muda untuk melanjutkan studinya.

Selain karena kualitas pendidikan dan program kampus yang menarik. Adapula beberapa fasilitas keren yang ditawarkan bagi warga kampusnya. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah pusat ibadah, poliklinik kesehatan, starbuck cafe, studio musik, pusat olahraga, toko buku, ruang diskusi dan masih banyak lagi.  

2. UGM

Universitas Gajah Mada merupakan pilihan kampus selanjutnya yang menjadi favorit anak-anak muda saat ini. Berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta UGM dikenal dengan segudang prestasi yang membanggakan dan cetakkan alumni berkualitas dari perguruan tinggi yang satu ini.

Meski terbilang sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Indonesia akan tetapi urusan fasilitas UGM tak pernah tanggung-tanggung untuk senantiasa menghadirkan fasilitas pendukung yang keren untuk mahasiswanya.

Sebut saja pusat olahraga seperti Stadion Mandala, lapangan atletik, lapangan base ball, lapasangan soft ball, tenis, GOR dan lapangan hijau terbuka yang tersedia di Kampus UGM. Hal inilah yang seringkali menjadi daya tarik bagi banyak anak muda yang ingin berkuliah di tempat dengan fasilitas yang cukup kumplit.

3. UNPAD

Universitas Padjajaran di Kota Bandung menjadi salah satu pilihan favorit bagi anak Sekolah Menengah Atas untuk melanjutkan studinya. Selain dikenal mampu mencetak lulusan terbaik, UNPAD pun punya segelintir fasilitas keren yang cukup menjadi daya tarik bagi kaum milenial untuk mengenyam pendidikan disini.

Beberapa fasilitas yang bisa dijumpai di UNPAD diantaranya adalah Rumah Sakit Gigi dan Mulu, Rumah Sakit Pendidikan, Pusat Bahasa, Asrama Padjajaran, Bale Padjadjaran, auditorium, Gedung Serba Guna, pusat kebugaran dan masih banyak lagi.

4. ITB

Institut Teknologi Bandung adalah salah satu universitas negeri yang juga menjadi favorit di Indonesia. Beberapa fasilitas keren yang bisa dijumpai disini diantaranya adalah masjid, perpustakan digital, pusat olahraga, fasilitas perbankan, taman, ruang hijau terbuka, aula dan masih banyak lagi.

5. Universitas Diponegoro

Menjadi salah satu universitas terkemuka di Semarang tak heran bila beberapa fasilitas pendukung seperti perpustakaan modern, taman terbuka hijau, koperasi, poliklinik kesehatan, SPBU, bus kampus, peminjaman sepeda, Radio Pro-Alma dan masih banyak lagi menjadi salah satu daya tarik universitas yang satu ini.

5 Negara yang Cocok Ditinggali Kaum Milenial

Hampir sebagian besar populasi milenial di dunia menempat di Asia. Karakteristik generasi milenial yang ambisius seringkali berpindah dari satu tempat tinggal ke tempat lainnya. Bukan hanya perpindahan dari kota ke desa bahkan sebagian besar tidak sungkan untuk berpindah negara. Alasannya adalah mereka tertarik dengan peluang karir dan pengembangan diri yang lebih menjanjikan.

Bahkan penelitian yang dilakukan oleh World Economic Forum menyebutkan bahwa 4 dari 5 milenial akan pindah ke negara lain demi bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih menjanjikan.

Di Asia Pasifik sendiri ada cukup banyak negara yang menawarkan kemudahan bagi generasi milenial untuk mengembangkan diri mereka dan menjadi penyumbang perekonomian. Termasuk di Indonesia sendiri dimana pemerintah telah memberikan banyak kemudahan dalam segala bidang. Baik itu dalam mendapatkan pekerjaan, membuka usaha sampai dengan memiliki tempat tinggal sendiri.

Dari sekian banyak negara yang ada di Asia sebuah data dari The Economist, World Economic Forum dan World Health Organization dan lainnya tengah melakukan studi guna mengukur kualitas sebuah negara yang cocok ditinggali oleh para milenial. Dimana hal ini dilihat dari beberapa prospek seperti pekerjaan, biaya hidup dan juga kualitas hidupnya. Seperti apa saja 5 negara di Asia Pasifik yang cocok ditinggali oleh kaum milenial? Mari simak di bawah ini.

1. Singapura

Anak-anak milenial seringkali terobsesi dengan pengembangan diri mereka dan mendamba bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Terlepas dari ukurannya yang kecil, Singapura secara ekonomi jauh lebih maju dibandingkan Indonesia.

Catatan PDB per kapita tertinggi terhitung mencapai 58.000 dolar angka ini adalah ukuran tertinggi dari semua kota yang diteliti. Selain itu, tingkat pengangguran di Singapura pun terbilang rendah yakni hanya sekitar 2,2 persen. Lingkungan bisnis di negara ini pun terbilang cukup akomodatif dimana hal ini mendorong Singapura menempati tempat pertama sebagai negara dengan prospek pekerjaan yang baik.

Tingkat polusi yang rendah di Singapura pun menjadi tempat tinggal yang nyaman. Di dukung pula dengan tingkat keamanan yang tinggi serta keberadaan tempat hiburan yang semarak akan pasti menjadi tempat yang nyaman untuk mendukung kualitas hidup seseorang. Sayangnya, biaya hidup di negara ini terbilang cukup mahal.

2. Tokyo

Tokyo adalah sebuah distrik bisnis yang cukup ramai dengan tingkat pengangguran yang cukup rendah yakni hanya sekitar 2,5 persen. Faktor inilah yang menjadikan Tokyo menjadi tempat dengan prospek kerja yang baik. Tingkat polusi dan kriminalitas yang juga rendah menjadikan tempat ini adalah kota yang cocok untuk kualitas hidup milenial mengembangkan dirinya.

3. Hongkong

Negara selanjutnya yang menempati urutan nomor tiga sebagai negara yang cocok ditinggali para milenial adalah Hongkong. Prospek pekerjaan yang kuat serta gaya hidup yang pesat menjadikan Hongkong adalah tempat yang ideal bagi milenial dalam mencari pekerjaan.

4. Guangzhou

Salah satu kota terpadat di Tiongkok ini mendapatkan peringkat ke lima sebagai salah satu tempat yang cocok ditinggali para milenial. Hal ini berkat biaya hidup yang rendah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ValueChampion memperkirakan penduduk Guangzhou hanya menghabiskan sekitar 22 persen dari pendapatan mereka untuk biaya sewa tempat tinggal.

5. Melbourne

Dengan reputasi yang cukup senior sebagai salah satu kota yang paling banyak di huni di dunia mungkin tidak mengherankan jika Melbourne masuk ke dalam salah satu kota yang cocok ditinggali para milenial.

Sebagai kota terbesar ke dua di Australia, Melbourne punya pemandangan seni yang begitu semarak. Beberapa tempat hiburan dan pesona alam di Melbourne akan tentu cocok sebagai tempat untuk mendukung kualitas hidup seseorang.

Soft Skill yang Harus Dimiliki Generasi Milenial

Pada saat masih duduk di bangku sekolah dulu, kita akan cenderung banyak diajarkan tentang kemampuan pengetahuan pada suatu bidang, penguasaan bahasa asing dan lain sebagainya. Inilah yang dinamakan dengan hard skill atau yang secara definisi hard skill adalah kemampuan yang bisa didapatkan dengan cara dipelajari atau dilatih dan juga dapat diukur.

Secara umum, hard skill akan bisa anda dapatkan dan di pelajari di sekolah baik itu melalui pelatihan atau lewat buku pelajaran atau juga pengalaman. Dalam dunia kerja, hard skill memang berperan cukup penting. Akan tetapi, di era digital yang sudah serba praktis seperti saat ini, hard skill bukan sepenuhnya menjadi syarat anda akan menjadi pribadi yang sukses di masa depan nanti.

Untuknya, soft skill dalam diri kita pun perlu diasah dengan baik. Soft skill adalah kemampuan interpersonal yang lebih mengarah pada karakteristik dan bagaimana cara seseorang bersikap, berinteraksi serta berkomunikasi bersama dengan orang lain.

Soft skill yang dikembangkan dalam diri seseorang akan sangat mendukung dan bepengaruh dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam pendidikan dan tentunya dalam hal pekerjaan. Itulah mengapa anak-anak milenial yang mulai menguasai dunia saat ini perlu sekali memiliki beberapa soft skill di bawah ini.

Kemampuan Berkomunikasi

Soft skill pertama yang wajib dimiliki seseorang dimana hal ini menjadi poin yang paling penting di era saat ini adalah kemampuan berkomunikasi. Dimanapun anda berada, anda akan butuh untuk dapat berkomunikasi dengan baik bersama dengan orang lain. Baik itu, guru, teman atau bahkan lingkungan kerja dan bos anda di perusahaan.

Meski kedengarannya simple akan tetapi tidak sedikit orang yang masih belum mampu menguasai cara berkomunikasi dengan baik. Padahal dari berkomunikasi maka biasanya penilaian diri secara umum akan mudah ditangkap. Inipula yang akan menentukan penilaian seseorang terhadap diri kita.

Mulai dari bagaimana kita mendengarkan partner kita, menjelaskan atau mengungkapkan sesuatu, menulis sampai dengan presentasi. Dalam dunia kerja kesemua aspek berkomunikasi ini menjadi modal utama yang harus dimiliki.

Kemampuan Beradaptasi

Beradaptasi dengan lingkungan adalah bagian dari soft skill yang wajib dimiliki oleh setiap orang, terutama generasi milenial dalam mengembangkan diri dan karirnya di dunia kerja.

Seseorang yang punya kemampuan adaptasi lebih cepat akan tentu merasakan keuntungan yang besar. Dimana mereka akan merasa mudah merasa nyaman dengan situasi maupun kondisi seperti apapun yang mereka hadapi.

Kemampuan Bekerja Sama

Meskipun kemampuan individu menjadi hal penting, namun jangan sampai anda terlalu fokus dengan potensi diri dan melupakan kerja sama dengan orang lain. Sebab bagaimanapun pada akhirnya kita hidup berdampingan dan bersosial dengan individu lainnya.

Nah, oleh karenanya salah satu soft skill yang wajib dimiliki dalam dunia bekerja adalah kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Mulai dari bertukar pikiran, menghargai pendapat orang lain sampai dengan memutuskan masalah secara bersama-sama.

Problem Solving

Di zaman yang serba cepat dan instan seperti saat ini kita dituntut untuk bisa berkembang dan beradaptasi dengan cepat. Menjadi seseorang yang pasif bukanlah kualitas diri yang baik. Dengan terbiasa mengutarakan sebuah masalah dan menemukan solusinya, anda akan jadi orang yang menonjol dan kemungkinan banyak dicari perusahaan.

Leadership

Sikap kepemimpinan di dalam diri pun sama pentingnya sehingga perlu anda latih sejak dini. Bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang punya jabatan tertentu. Akan tetapi semua orang perlu menanamkan sikap yang sama dalam diri mereka. Sebab dalam dunia kerja hal ini akan menjadi nilai plus bagi diri anda.

Wow, Inilah Youtuber Berpenghasilan Terbanyak di Indonesia!

Belakangan ini, bekerja menjadi seorang Youtuber atau kontributor di salah satu platform video bentukan Google ini tengah menjadi perbincangan. Tidak lagi dipandang sebelah mata, justru kini banyak anak yang apabila ditanya cita-citanya mereka akan dengan mudah menjawab ingin menjadi Youtuber.

Pergeseran semacam ini tidak terjadi tanpa alasan. Karena selain raihan popularitas yang besar, karier menjadi seorang Youtuber dianggap sangat menjanjikan. Bahkan beberapa orang sudah membuktikan hal tersebut dengan meraih jutaan bahkan sampai miliaran rupiah.

Tak jauh-jauh, sederet nama Youtuber tanah air ini mendulang kesuksesan emas dengan bekerja menjadi seorang kontributor Youtube. Siapa saja daftar Youtuber Indonesia dengan penghasilan terbanyak? Mari simak daftarnya di bawah ini.

1. Atta Halilintar

Anak gaul milenial tentu kenal betul dengan nama Atta Halilintar. Anak sulung dari keluarga Halilintar ini masuk menempati ranking pertama sebagai Youtuber Indonesia dengan penghasilan terbanyak. Tergabung lebih dulu dari rekannya Ria Ricis membuat keuntungan ini dirasakan dengan raupan subscriber mencapai 14 juta orang.

Jumlah ini membuat penghasilan Atta tentu lebih besar. Tak heran bila kini ia dikenal dengan gaya hidup yang super glamor mulai dari bergunta-ganti mobil mewah sampai dengan gaya fashionnya yang cukup nyentrik dan modis.

2. Ria Ricis

Anda yang dekat dengan dunia digital dan sosial media tentu tidak heran dengan nama Ria Ricis. Adik salah satu selebritis religius ternama, Oki Setiana Dewi ini memang membuktikan bahwa darah muda yang mengalir dalam diri Ricis mampu membuat hobinya menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

Berawal dari kecintaannya mengunggah keisengannya di Instagram menjadikan Ricis mencari ‘wadah’ baru untuk bisa menampung karya-karyanya. Sampai akhirnya pada tahun 2016 ia memutuskan untuk bergabung menjadi kontributor di Youtube.

Hingga sampai saat ini channelnya sudah punya 12,5 juta subscriber, bahkan angka ini jauh melebihi Youtuber Indonesia yang telah terlebih dahulu berbagung seperti Raditya Dika, Last Day Production dan masih banyak lagi. Dari jumlah pengikut tersebut kabarnya Ricis meraup keuntungan Rp. 2,6 sampai dengan Rp. 43 miliar per tahunnya.

3. Raditya Dika

Penikmat konten-konten Youtube tanah air tentu tidak asing dengan nama komikus sekelas Raditya Dika. Boleh dibilang ia adalah salah seorang yang sukses di segala bidang, mulai dari penulis, pembuatan film sampai dengan Youtuber. Hingga sampai saat ini akun Raditya Dika sudah diikuti 4,6 juta subsciber. Dari jumlah ini digadang-gadang penghasilannya bisa mencapai Rp. 14,8 miliar per tahun.

4. Sabyan Gambus

Melejit lewan salah satu cover musiknya berjudul Deen Salam, membuat channel Sabyan Gambus menjadi pusat perhatian di tanah air. Lagu-lagu religi dengan pembawaan yang lebih modern dan kekinian membuat Nissa Sabyan vokalis dari Gambus semakin dikenal namanya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa hal ini membawa dampak yang besar pada channel besutannya yang mana sampai saat ini channel Sabyan Gambus telah diikuti 5 juta subsciber. Kabarnya, penghasilan dari akun Youtube Gambus bisa mencapai Rp. 3,9 miliar sampai dengan Rp. 59 miliar setiap tahunnya.

5. Gen Halilintar

Tak hanya Atta, keluarga gen Halilintar juga bersinar lewat akun yang diberi nama Gen Halilintar ini. Sampai saat ini, channel Youtube Gen Halilintar telah diikuti sebanyak 3,7 juta subsciber dengan prediksi penghasilan per tahun mencapai Rp. 1,2 miliar sampai dengan Rp. 20,7 miliar.