Tag: Bekraf

Segala yang Wajib Kamu Tahu Soal Bekraf dan Cara Mendapatkan Modal untuk Bisnismu

Sudah pernah dengar istilah ekonomi kreatif? Atau soal Bekraf? Apa sih yang termasuk dalam ekonomi kreatif? Dikutip dari Wikipedia, ekonomi kreatif adalah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Dengan kata lain, ekonomi kreatif adalah konsel ekonomi yang menitikberatkan pada aset kreatif, mengandalkan ide, kreativitas, dan pengetahuan manusia untuk menggerakkan ekonomi.

Source: thinkingroominc.com

Sedangkan Bekraf adalah Badan Ekonomi Kreatif, sebuah lembaga pemerintah yang bertugas untuk mengurusi segala hal yang berhubungan dengan ekonomi kreatif. Selain membantu pemerintah, Bekraf juga membantu pelaku usaha ekonomi kreatif startup yang baru saja mulai membangun bisnisnya, terutama dalam hal finansial. 

Yang termasuk dalam usaha ekonomi kreatif meliputi usaha di bidang periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan tangan, kuliner, desain, fashion, film, video, fotografi, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan peranti lunak, radio dan televisi, serta riset dan pengembangan. 

Intinya, ciri ekonomi kreatif itu adalah yang unsur utamanya kreativitas, keahlian, dan talenta, produk ditawarkan dengan kreasi intelektual. Produk yang dihasilkan pun siklus hidupnya tingkat, dapat ditiru, persaingannya tinggi, beranekaragam, dan bermargin tinggi. Produksinya berbasis pada ide atau gagasan, dan dapat diterapkan di berbaga bidang usaha. 


Nah, kalau kamu merasa usahamu adalah usaha ekonomi kreatif, atau tertarik ingin membuka usaha di bidang ekonomi kreatif, mungkin kamu ingin mendapat modal dari Bekraf. Bantuan modalnya bisa kamu gunakan untuk mengembangkan bisnis startup-mu.

Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas produksi dan usaha pebisnis pemula dalam bentuk penambahan modal. Dana yang diberikan ini hitungannya hibah dari pemerintah, sehingga pelaku usaha ekonomi kreatif tidak perlu memikirkan soal hutang dan pinjaman. Sebagai imbalan, mereka diharapkan untuk secara serius menggarap bisnisnya, sehingga program BIP ini bisa terus berjalan setiap tahunnya, dan bahkan dana yang diberikan akan semakin bertama tiap tahun. 

Selain itu, Bekraf juga mengeluarkan program bertajuk Dana Ekonomi Kreatif (Dekraf). Guna dari program ini adalah untuk mempertemukan pebisnis dan pihak bank, sehingga proses peminjaman dana untuk modal bisa lebih udah. 

Ada 4 pilar akses pendanaan untuk pebisnis yang dijalankan oleh program Dekraf: skema masyarakat, venture capital, pinjaman bank, dan skema hibah. Untuk skema masyarakat, itu biasanya berupa crowdfunding, seperti filantropi atau pasar modal. 

Dengan adanya program itu, harapan Bekraf adalah agar lembaga-lembaga keuangan tidak menyulitkan para pelaku usaha dalam memperoleh pinjaman. Pelaku usaha hanya perlu datang ke lembaga-lembaga keuangan yang tergabung dalam program Dekraf tersebut. 

Jadi, bagaimana cara pengajuan dana untuk modal usahamu?

  • Pertama, unduh dulu petunjuk teknik di situs resmi bekraf http://www.bekraf.go.id/berita/page/12/pendaftaran-bantuan-insentif-pemerintah-bip
  • Buat proposal.
  • Kirim proposalnya sesuai dengan aturan yang kamu baca di Petunjuk Teknis. Pastikan pengiriman proposalnya sebelum tenggat waktu yang ditentukan ya. 
  • Setelah itu, selesaikan proses administrasi yang diminta. 
  • Pelaku usaha yang lolos seleksi administrasi kemudian akan diminta melalui proses selanjutnya, yaitu wawancara dan presentasi di depan kurator, serta melakukan verifikasi untuk mendapatkan BIP. 

Siapa saja yang bisa mendapatkan dana BIP>

  1. WNI yang memiliki KTP aktif serta surat keterangan domisili.
  2. Sah secara hukum (berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menjalani hukuman, berjiwa dan berakal sehat).
  3. Pelaku usaha ekonomi kreatif.
  4. Mempunyai tempat dan nama usaha ekonomi yan tetap, dibuktikan dalam surat keterangan domisili dari kelurahan desa setempat. 
  5. Mempunyai rekening bank aktif atas nama pelaku usaha yang bersangkutan di bank pemerintah.
  6. Memiliki NPWP, baik pribadi atau perusahaan.
  7. Semua dokumen legalitas yang dibutuhkan harus dalam atas nama yang sama. 
  8. Pengajuan proposal bantuan dana atau investasi aktiva tetap harus sesuai dengan petunjuk teknis. 
  9. Pelaku usaha sedang tidak mendapatkan bantuan dana sejenis dari pemerintah di tahun yang sama.
  10. Diutamakan mereka yang perna ikut program atau kegiatan maupun pelatihan dari Bekfraf. 

Tips Agar Proposal Diterima:

  1. Kenali jenis bantuan yang diberikan oleh Bekraf. Jangan malas untuk baca di situs terkait. 
  2. Sesuaikan bidang bisnis yang akan kamu ajukan dengan ranah Bekraf. 
  3. Persiapkan rencana kerja matang-matang.
  4. Jangan meminta sponsorship atau bantuan dana lainnya di tahun yang sama. 
  5. Miliki dulu Hak Atas Kekayaan Intelektual, karena pelaku usaha yang memilikinya akan lebih diprioritaskan. 

Ketahui bahwa kegiatan yang proposalnya diajukan baru bisa terlaksana dalam 4 bulan ke depan. 

Advertisements