Tag: Investor

10 Perusahaan Startup Terbaik yang Jadi Incaran Investor Sepanjang 2019

Beberapa indikasi penting untuk menunjukkan sebuah startup itu pantas diberi suntikan dana atau tidak adalah kepopulerannya, penggunanya, pemasarannya, dan siapa saja target pasarnya. Dari beberapai indikator tadi, ada 10 jenis startup di Indoensia yang bisa dibilang sukses. Dan dari kesuksesannya itulah, banyak investor, baik lokal maupun asing, yang ingin menanam saham di sana. 

Berikut ini adalah sederet perusahaan startup di Indonesia yang sedang naik daun, dan akan sangat menguntungkan kalau berinvestasi di sini. 

Gojek

Siapa yang tidak tahu Gojek? Perusahaan asli buatan Indonesia ini melayani penyediaan transportasi secara daring. Bukan cuma itu, ada banyak layanan lainnya yang disediakan Gojek, dari mulai jasa antar makanan sampai antar barang. Sekarang ini, ada lebih dari 50 kota di Indonesia yang memiliki layanan Gojek. Bahkan, Gojek pun sudah mulai melebarkan sayap ke Vietnam dan Thailand lho! 

Traveloka

Perusahaan yang didirikan di tahun 2012 ini fokus di bidang travel. Makanya, Traveloka terkenal banget di antara mereka yang hobi jalan-jalan. Hebatnya, Traveloka merupakan startup travel pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan gelar Unicorn. Itu setelah Traveloka mendapat suntikan dana sebesar 350 juta dolar Amerika dari Expedia, sekitar duta tahun lalu. 

Tokopedia

Perusahaan ini bukan cuma punya taji di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara! Tak heran kalau startup ini juga menyandang gelar Unicorn. Sampai detik ini, Tokopedia menjadi salah satu mall online yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Bukan cuma itu, perusahaan ini pun menjadi salah satu toko online terbaik di Indinesia lho! 

Ovo

Ovo merupakan penyedia layanan dompet elektronik, yang merupakan gagasan Lippo Grup. Menurut CB Insight, valuasi perusahaan ini mencapai 2,9 miliar dolar AS, atau sekitar 41 triliun rupiah. Luar biasa kan? Kerennya, jumlah segitu sudah dicapai dari sejak bulan Maret 2018. Bayangkan sudah berapa kelipatan yang didapatkan sekarang.

Bukalapak

Perusahaan di bidang e-commerce tampaknya masih akan diminati dalam satu dekade ke depan. Soalnya, makin modern orang, mereka cenderung makin “malas”. Belanja saja harus daring. Maka itu tak heran kalau Bukalapak kemudian mendapat suntikan dan dari grup-grup investor besar. Malah, yang terbaru, Bukalapak baru saja mendapat kucuran dana dari Shinhan GIB, perusahaan dari Korea Selatan. 

Ilotte

Perusahaan ini awalnya merupakan bentukan dari dua perusahaan besar Indonesia dan Korsel, yakni Salim Group dan Lotte Group. Sama seperti Bukalapak dan Tokopedia, Ilotte adalah bisnis dengan konsep mall daring. Banyak brand terkenal yang sudah terdaftar sebagai merchant di mall satu ini, sebut saja Apple, Nike, Electrolux, JSYK, ELLE, dan masih banyak lagi. 

Kredivo

Startup yang satu ini bergerak di bidang pendanaan. Simpelnya, Kredivo menyediakan jasa kredit instan, yang dikenal juga dengan sebutan pinjaman online (pinjol). Bisnis ini memang menggiurkan, karena memberikan kemudahan bagi para peminjamnya. Peminjam cuma tinggal unduh aplikasinya, ajukan kredit, dan unggah beberapa dokumen pribadi. Karena kemudahan inilah, bisnis ini jadi naik daun. 

Sale Stock

Ini merupakan bisnis berupa situs yang menyediakan berbagai produk fashion. Yang menarik, semua produknya bisa dibilang harganya terjangkau. Uniknya, belanja di Sale Stok bisa dicoba duku barangnya, layaknya belanja di mall biasa. Nanti kalau sudah cocok, baru dibayar. Banyak yang senang belanja di sini, makanya perusahaan ini juga jadi incaran investor. 

Koinworks

Sama seperti Kredivo, perusahaan ini juga bergerak di bidang fintech. Konsepnya adalah peer to peer fintech, di mana Koinworks akan menghubungkan pendana dan peminjam dalam suatu wadah. Peminjam tidak perlu repot-repot cari sumber dana untuk pinjaman. Karena belum begitu terdengar namanya tapi bisnisnya menjanjikan, perusahaan ini juga banyak dilirik investor. 

Akulaku

Ini merupakan bisnis startup dengan konsep penyedia kredit online. Dengan Akulaku, kamu yang tidak punya kartu kredit bisa belanja dengan cara kredit daring. Perusahaan ini sudah terdaftar OJK kok. Karena banyak yang ingin belanja secara mencicil tapi tidak punya kartu kredit, Akulaku kemudian jadi banyak penggunanya. 

7 Venture Capital Asing di Indonesia yang Siap Mendanai Bisnis Startup-mu

Sebagai pelaku bisnis kecil, tentu kamu sudah tak asing lagi dengan istilah venture capital. Bagaimana tidak, venture capital itu kurang lebih sama seperti angel investor perannya, bisa membantumu dalam hal pendanaan awal. 

Sebetulnya, ada banyak venture capital alias VC di Indonesia ini, baik yang lokal maupun yang asing. Semuanya memberikan nilai investasi yang fantastis, dan siap membantumu mendanai bisnis di awal, dan bahkan ada yang mau mendanai sampai tahap akhir. 

Masalahnya, banyak yang belum pernah dengar beberapa nama VC, karena memang mereka jarang dipublikasikan, atau kiprahnya terbilang masih baru di pasar modal. Padahal, kalau kamu punya usaha startup, penting untuk tahu nama-nama VC di Indonesia untuk jadi referensi nantinya kalau-kalau bisnismu terhalang masalah modal. 

Nah, berikut ini adalah 10 nama VC asing yang telah masuk Indonesia dan telah banyak membantu berbagai startup di sini. 

CyberAgent Ventures

Source: startupcity.vn

Perusahaan VC yang berasal dari Jepang ini telah berhasil membantu Tokopedia, berdua bersama perusahaan VC lokal, East Ventures. VC ini bersedia membantu di tahap seed founding sampai seri D. Jumlah total investasi yang biasanya mereka berikan berkisar antara 1,6 miliar Rupiah hingga 142 miliar Rupiah. 

500 Startup

VC ini bisa dibilang cukup terkenal di dunia, karena memang pendirinya merupakan “mantan” pemiliki startup ternama di dunia, seperti Paypal, Facebook, Google, dan lain sebagainya. Itulah mengapa mereka kemudian tergerak untuk membantu berbagai pelaku bisnis kecil, karena mereka dulunya pun adalah pelaku bisnis kecil, sebelum jadi sebesar sekarang. Perusahaan ini masuk ke Indonesia dari tahun 2013, dan salah satu startup yang mereka bantu adalah Bukalapak. Mereka mau mendanai dari tahap seed sampai seri D, dengan total investasi berkisar dari 346 juta sampai 932 miliar Rupiah. 

Rebright Partners

Source: rebrightpartners.com

Perusahaan VC yang dibentuk oleh Takeshi Ebihara ini cuma fokus di area Asia Tenggara saja. Kamu bisalihat investasinya di bisnis aturduit, indotrading, dan masih banyak lagi. VC in siap mendanai berbagai bisnis startup di tahap-tahap awal, yakni seed founding dan seri A. Total jumlah investasinya berkisar antara 13 miliar sampai 53 miliar Rupiah. 

Fenox Venture Capital

Source: prnewswire.com

VC yang berasal dari Silicon Valley ini sebetulnya namanya sudah cukup sering didengar. Yang bikin untung dari VC ini adalah, kalau startup-mu berhasil didanai, kamu bukan cuma dapat modal, tapi bisnismu akan masuk ke dalam portofolio mereka, dan secara otomatis akan terhubung dengan berbagai perusahaan dan bisnis di Silicon Valley dan Jepang. Nantinya bisnismu jadi akan tumbuh dengan cepat. Total investasi yang diberikan mereka pada tiap startup berkisar antara 6,6 miliar sampai 133 miliar Rupiah. 

Gree Ventures

Source: glints.com

VC ini menjadi perusahaan yang paling aktif berinvestasi di Indonesia, dengan total dana segar yang cukup besar. Beberapa startup yang berhasil mereka danai adalah Berrybenka, Pricearea, Urbanindo, dan Bukalapak. VC ini mampu mendanai berbagai tahapan startup, dari mulai Seed sampai Seri D. Jumlah investasi yang diberikan berkisar antara 106 miliar sampai 667 miliar Rupiah. Angka yang fantastis, bukan? 

Monk’s Hill Ventures

Source: monkshill.com

VC yang satu ini hanya khusus untuk startup yang butuh didanai di tahap seri A. Meski baru saja masuk ke Indonesia, Monk’s Hill Ventures merupakan salah satu VC asing yang sangat aktif dalam investasi ke startup. Belum jelas startup apa saja yang telah berhasil mereka danai dan berapa jumlah total investasi yang mereka berikan. Namun menurut beberapa sumber, mereka bisa menyediakan dana sampai 33 miliar Rupiah untuk startup-mu. 

Mountain SEA Ventures

Source: mountainpartners.asia

Venture Capital yang berasal dari Swiss ini siap mendanai berbagai startup di Indonesia di tahap-tahap awal, dari mulai Seed sampai Seri A. VC asing yang bekerja sama dengan kejora ini mampu berinvestasi dengan total angka sebesar 200 juta Rupiah.