Tag: KPR

Mau Cari Rumah? Ini 5 Ciri Rumah Ideal Buat Kaum Milenial

Dengan kemampuan mengelola finansial yang baik sekaligus pengetahuan soal investasi, milenial sekarang sudah banyak lho yang bisa beli rumah sendiri. Rumah-rumah khas milenial biasanya, meski mungil, lebih estetis dan terlihat unik. Selain itu, tentu lokasinya juga harus strategis. Itu karena memang milenial, yang bisa dengan mudah mengakses informasi soal desain interior dan arsitektur, bisa mengambil inspirasi dari mana saja. Ditambah lagi, mereka yang memang sedang di usia produktif juga harus mempertimbangkan lokasi hunian yang dekat dengan kantor. 

Nah, kalau kamu salah satu milenial yang sedang mencari hunian, berikut mungkin poin-poin yang bisa kamu pertimbangkan:

Lokasi

Seperti yang tadi disebutkan, ini penting banget. Selain lokasinya harus dekat dengan lokasi kantor, pastikan juga bahwa tempatnya bebas banjir. Daerah perumahannya pun lebih baik dekat dengan fasilitas umum, seperti mini market, masjid, pasar, dan lain sebagainya. Usahakan juga agar dekat dengan kompleks perumahan lainnya, agar tidak terlalu sepi dan terpencil. 

Interior

Karena rumah yang khas milenial biasanya berukuran kecil, pastikan juga interiornya pas untuk rumah mungil. Contohnya, ada built in storage yang bisa dibuka-tutup di area-area tertentu, seperti bawah tangga atau dinding, tempat kamu bisa menyimpan barang-barang. Dengan begini, rumah jadi tidak terlihat sempit. 

Fully Furnish

Memang tidak banyak rumah yang menawarkan fasilitas ini. Namun, untuk milenial praktis yang tidak mau ribet belanja isi rumah lagi, ini wajib jadi pilihan. Rumah yang fully furnish memang lebih mahal dari yang kosongan, tapi kamu tidak perlu meragukan kualitas barang-barangnya. Plus, semua furnitur yang disediakan memang sudah dipilih agar sesuai dengan interior rumahnya. Jadi hasilnya bisa lebih bagus. 

Desain Minimalis

Untuk rumah mungil, desain minimalis memang jadi pilihan yang tepat. Soalnya, desain minimalis bisa membuat rumah terlihat lebih apik dan rapi. Pilih rumah dengan desain yang stylish, tapi tetap minimalis dan simpel. Khas milenial.

Sistem Pembayaran yang Ringan

Ini tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan finansialmu. Selalu pilih rumah yang cicilannya ringan, begitu juga DP-nya. Harga rumah tergantung dengan luasnya. Kalau kamu masih sendiri atau baru berkeluarga kecil, rumah tipe 45 adalah yang paling cocok. Pas, tidak terlalu sempit dan tidak terlalu luas. Harganya juga terbilang ringan. Kalau bisa, pilih pengembang yang menawarkan diskon bagi pemesan pertama. Dan kamu tidak boleh ketinggalan pesan rumahnya, biar dapat potongan harga. 

Fleekhauz

Source: bsdcityhome.com

Tahukah kamu bahwa semua ciri di atas dimiliki oleh Fleekhauz? Fleekhauz adalah perumahan yang memang ditargetkan untuk kaum milenial. Perumahan yang terletak di bilangan Tangerang, BSD ini, terkenal dengan fasilitas, desain, dan bahkan harga yang pas dengan milenial. 

Selain memiliki semua poin di atas, Fleekhauz juga dilengkapi dengan smart lighting, lampu-lampu yang mati dan menyala dengan mendeteksi gerakan tubuh. Selain itu, rumah ini juga fully furnish, yang bukan cuma furniture berat saja yang ada, bahkan juga kompor! Ada sofa bed yang bisa digunakan sebagai tempat tidur tambahan, berikut bunk bed. 

Soal keamaan, jangan khawatir. Rumah ini juga dilengkapi dengan dua titik CCTV. Jadi kamu bisa memantau keadaan rumah secara menyeluruh. Dan tentu saja, secara keseluruhan pun perumahan ini berada di lokasi yang aman dengan tingkat kejahatan yang minim. 

Jadi, kalau kamu sudah menyiapkan anggaran untuk beli rumah dan sedang cari-cari hunian elit di pinggiran Jakarta tapi mudah terhubung ke mana-mana, kamu bisa pertimbangkan Fleekhauz sebagai rumah pilhan. Segera hubungi kontaknya dan pesan unitmu sekarang juga. 

Gaji UMR Bisa Cicil Rumah? Ini Dia Tipsnya!

Sandang, pangan, papan adalah tiga kebutuhan primer. Maka ga heran sih kalau milenial sekarang sudah mulai memikirkan beli rumah. Soalnya itu memang salah satu dari tiga kebutuhan primer. Bukan cuma yang sudah menikah saja, milenial yang masih lajang pun sekarang ini banyak yang sudah tertarik beli rumah untuk investasi.

Masalahnya, kalau gaji pas UMR, banyak yang tidak berani cicil rumah. Padahal sebetulnya gaji pas UMR saja masih bisa kok untuk cicil rumah. Begini tips untuk menyiasatinya.

Persiapkan Uang Mukanya

Biasanya, uang muka atau DP sebesar 20% dari total harga rumah. Cari tahu dulu berapa persisnya jumlah DP yang harus kamu bayarkan. Jangan lupa untuk persiapkan beberapa dana ekstra. Jangan cuma siapkan dana pas-pasan, karena pastinya akan ada banyak biaya tambahan.

Setelah itu, tentukan berapa lama kamu ingin uang untuk DP itu terkumpul, apakah enam bulan, satu tahun, satu setengah tahun, dan seterusnya. Mulai sisihkan gajimu setiap bulannya untuk DP rumah, sesuai dengan tenor yang kamu tentukan sendiri. Ingat, kamu harus disiplin untuk menyisihkan jumlah uang yang sama setiap bulannya sampai waktu yang ditentukan.

Kalau merasa kesulitan, kamu bisa gunakan aplikasi perencanaan keuangan untuk membantu mengontrol pengeluaran.

Lunasi Utang Terlebih Dahulu dan Disiplin

Sebelum mulai mencicil rumah, lunasi dulu cicilan, tunggakan, atau hutang yang kamu punya. Dengan begitu, fokus angsuranmu tiap bulannya hanya KPR rumah. Beban finansialmu jadi tidak begitu berat.

Peribahasa Hemat Pangkal Kaya memang benar adanya. Jadikan membeli rumah sebagai prioritasmu. Jangan terlalu mementingkan gaya dan gengsi. Mulai sekarang, ubah mindset-mu. Nongkrong bareng teman, makan di resto mewah demi feed IG, atau beli makanan/minuman kekinian cuma demi tren itu BUKAN prioritas. Jangan sampai kamu sampai harus menggunakan kartu kredit cuma demi gengsi.

Jangan Ngontrak

Kalau kamu memang ingin mandiri, jangan mengontrak. Kontrak rumah justru bisa membuat pengeluaran membengkak. Coba pikir, jika kamu kontrak atau kos rumah satu juta per bulan, artinya selama setahun kamu harus merogoh kocek sebesar dua belas juta. Padahal, uang segitu bisa kamu gunakan untuk menambah uang muka pembelian rumah.

Kalau pun kamu terpaksa harus mengontrak, setidaknya ajak beberapa orang teman, sehingga beban bayar kontrakan tidak jatuh sendirian ke pundakmu.

Pilih KPR

Kalau uang untuk DP sudah terkumpul, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah mengajukan KPR. Kamu harus riset dulu, mana bank yang menawarkan suku bunga KPR terendah. Saat mengajukan KPR, tentu kamu harus menyertakan slip gaji. Jika ternyata gajimu dininilai tidak cukup untuk mengajukan KPR, kamu bisa pilih KPR subsidi yang memang ditujukan untuk masyarakat yang penghasilannya rendah.

Kalau kamu pilih KPR subsidi, kamu punya banyak keuntungan, seperti harga rumah yang lebih murah, bunga flat 5 persen, dan jangka peminjaman bisa sampai 20 tahun. Syarat mengajukan KPR subsidi adalah gaji maksimal 4 juta rupiah dan belum pernah memiliki rumah sebelumnya.

Jangan Tunda-tunda

Seperti yang kamu tahu, harga rumah itu selalu naik tiap tahunnya. Makanya, kalau kamu memang niat punya rumah sendiri, segera mulai sekarang juga. Mulai rencanakan tabungan berjangka saat ini juga untuk DP rumah. Selama menunggu tabungan terkumpul, amati terus pergerakan harga rumah. Dengan begitu, kamu bisa antisipasi. Kalau ternyata pergerakannya cepat, kamu juga bisa mulai cari-cari penghasilan tambahan agar uang DP rumah cepat terkumpul.

Dan kalau tabungannya sudah terkumpul, jangan ditunda-tunda untuk mulai cari-cari rumah dan mengajukan KPR.