Tag: Psikologis

10 Cara yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menghadapi Cyber Bullying

Seiring dengan meroketnya popularitas media sosial di Indonesia, berbagai permasalahan yang mengikuitnya pun bermunculkan. Bukan cuma kecanduan, sekarang berselancar di internet juga rawan kejahatan. Berbagai kejahatan yang dilakukan di internet disebut juga dengan cyber crime, tingkatnya bervariasi. Salah satunya adalah cyber bullying.

Cyber bullying adalah kejahatan di mana pelaku merusak korban secara verbal melalui internet. Jangan remehkan cyber bullying, karena meski dilakukan tanpa tatap muka, efeknya sama seperti perundungan di dunia nyata. Kamu bisa merusak kesehatan mental dan psikologis seseorang hanya dengan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas lewat internet. 

Lalu bagaimana kalau di sini posisimu adalah sebagai korban? Apa yang harus kamu lakukan untuk bertahan dari serangan cyber bully? Berikut 10 hal penting yang harus kamu lakukan. 

Ceritakan

Seringnya korban cyber bullying menyimpan sendiri semuanya, yang kemudian lambat laun berubah jadi depresi. Ini yang bahaya. Ceritakan masalah ini pada orang terdekatmu untuk mendapatkan dukungan moral. 

Proteksi Akun Media Sosial

Kalau akunmu terbuka untuk publik, kini saatnya untuk menggembok akun. Jangan biarkan orang tak dikenal bisa melihat profil atau isi media sosialmu. Dengan begini, diharapkan cyber bullying bisa lebih dibendung. 

Seleksi Lagi Teman-temanmu

Kalau sudah proteksi akun, saatnya seleksi teman. Lihat lagi siapa followers-mu yang tak dikenal dan mencurigakan, lalu remove. Pastikan media sosialmu “bersih” dari orang-orang tak dikenal, begitu juga dari teman-teman yang sekiranya tak suka padamu. 

Atur Notifikasi

Buat supaya notifikasi yang masuk hanya interaksi dari teman-teman followers-mu, bukan dari orang tak dikenal. Fitur ini khususnya bisa kamu temukan di Twitter. Nantinya mention dari orang-orang non-followers tidak akan bisa kamu baca. 

Non-aktifkan Kolom Komentar

Khusus untuk pengguna Instagram, kamu bisa non-aktifkan kolom komentarmu. Soalnya rata-rata pelaku cyber bullying menyerang lewat komen. Maka itu, langkah paling baik adalah mematikan kolom komentar jika kamu posting sesuatu.

Jangan Pedulikan Sama Sekali

Kalaupun memang kemudian komen-komen atau mention jahat itu masuk ke dalam notifikasimu, jangan dibaca dan jangan pedulikan. Jangan merespon sedikitpun, apalagi sampai balas mention/komen. Mengapa? Karena pelaku cyber bullying justru senang kalau korbannya bereaksi, dan akan bosan sendiri jika kamu memilih untuk diam. 

Evaluasi Diri

Penting untuk introspeksi diri dan bertanya dengan dirimu sendiri, mengapa kamu sampai ramai-ramai di-bully. Apakah kamu melanggar etika dan aturan tak tertulis dalam menggunakan media sosial? Atau karena sebab lainnya? Ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. 

Klarifikasi

Kalau memang kamu salah dan kesalahanmu itu terbilang cukup besar, tak ada salahnya untuk minta maaf. Jangan meminta maaf hanya karena kamu di-bully, tapi lakukan itu dengan tulus karena kamu sudah mengakui kesalahanmu. 

Ganti Identitas Akun

Kalau sudah klarifikasi dan kamu masih terganggu dengan serangan cyber bullying, tidak ada salahnya kalau kamu mengganti semua akun media sosialmu, atau bikin akun kedua di mana kamu bisa lebih leluasa. Pastikan identitas barumu tidak terlacak oleh pelaku cyber bullying. 

Non-aktifkan Akun Untuk Sementara

Kalau kamu benar-benar sudah merasa terganggu, ada baiknya untuk deaktivasi akun untuk sementara. Akunmu bisa dipulihkan lagi setelah beberapa lama deaktivasi, asal masih ingat password dan username-nya. Memang detoks sementara dari media sosial dan internet itu terbukti menyehatkan mental kok. Jadi demi kesehatan mentalmu sendiri, kejadian cyber bullying ini bisa kamu jadikan kesempatan untuk rehat sejenak dari aktivitas media sosial. 

Advertisements